Pasca Nyepi dan Lebaran, Bank Sulteng Aktifkan Seluruh Layanan

PALU – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) kembali mengaktifkan seluruh layanan operasionalnya setelah libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/03/2026), seiring meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat.

Manajemen Bank Sulteng memastikan seluruh kantor cabang telah beroperasi normal, sehingga nasabah dapat kembali mengakses layanan perbankan secara langsung di seluruh jaringan operasional.

Sebelumnya, layanan tatap muka dihentikan sementara selama tujuh hari, terhitung sejak 18 hingga 24 Maret 2026. Meski demikian, aktivitas transaksi tetap berjalan melalui kanal elektronik seperti electronic channel (e-channel), anjungan tunai mandiri (automated teller machine atau ATM), layanan mobile banking Bank Sulteng Mobile, serta Agen Bank Sulteng.

Direktur Utama (Dirut) Bank Sulteng, Ramiyatie, menegaskan bahwa momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas layanan sekaligus menjaga stabilitas kinerja perusahaan.

“Bulan Ramadan menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga stabilitas kinerja keuangan, serta mempererat silaturahmi dengan pemegang saham, nasabah, dan masyarakat,” ujarnya dalam kegiatan buka bersama karyawan di Palu, sebagaimana dilansir Radarpalu, Rabu (25/03/2026).

Ia menambahkan, kesiapan operasional dilakukan melalui optimalisasi layanan, peningkatan keandalan jaringan kantor dan e-channel, serta penguatan manajemen risiko guna memastikan transaksi nasabah berlangsung aman dan lancar.

Selain fokus pada layanan, Bank Sulteng juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran sosial perusahaan selama Ramadan, termasuk menjaga hubungan dengan pemegang saham dan masyarakat luas.

Dengan dibukanya kembali layanan secara penuh, Bank Sulteng optimistis mampu mempertahankan kinerja positif sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional di Sulawesi Tengah.

Kembalinya operasional ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat pasca-libur panjang, sekaligus meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan daerah. []

Penulis: Andi Attas Abdullah | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *