Perputaran Rp190 Triliun, UMKM Diminta Jangan Jadi Penonton
JAKARTA – Lonjakan konsumsi masyarakat selama Idulfitri 1447 Hijriah diproyeksikan menjadi peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan omzet hingga berkali lipat, seiring meningkatnya perputaran uang yang diperkirakan mencapai Rp190 triliun.
Pemerintah dan berbagai pihak menilai momentum Lebaran tidak hanya mendorong aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi ajang strategis memperkuat ekonomi lokal berbasis konsumsi rumah tangga. Arus mudik yang melibatkan jutaan orang turut memperbesar potensi transaksi di daerah.
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Aboe Bakar Alhabsyi mengajak masyarakat untuk mengarahkan belanja ke pelaku usaha di lingkungan sekitar. “Momentum Idulfitri, kebutuhan rumah tangga pasti meningkat. Saya mengajak masyarakat berbelanja di sekitar rumah saja,” ujarnya saat sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Selatan.
Ia menegaskan bahwa belanja lokal akan memperkuat perputaran ekonomi di tingkat akar rumput. “Kalau belanja di luar daerah, uang tidak berputar di lingkungan sendiri. Belanja lokal membuat manfaat langsung dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Menteri UMKM) Maman Abdurrahman menyebut konsumsi domestik masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. “Kontribusi konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai sekitar 50 persen. Ini menunjukkan strategisnya kekuatan pasar dalam negeri,” tegas Maman dalam forum ekonomi di Jakarta, sebagaimana dilansir Jpnn, Selasa, (25/03/2026).
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana memproyeksikan peningkatan signifikan pendapatan pelaku UMKM selama Ramadan hingga Lebaran. “Dari perkiraan kami, dari estimasi biasanya hari-hari biasa, UMKM rata-rata 1 juta, bisa 4 kali lipat naik di momen Ramadan ini,” kata Temmy.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pelaku usaha dalam memanfaatkan momentum tersebut. “Dan ini momentum untuk UMKM bisa mengambil pasar ini. Bukan hanya di penonton, tapi juga ikut tampil untuk bisa menikmati lonjakan omzet yang akan terjadi,” tuturnya.
Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi selama Lebaran, pelaku UMKM diharapkan mampu menjaga kualitas produk dan layanan agar dapat mempertahankan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi mereka dalam struktur ekonomi nasional. []
Penulis: Taufik | Penyunting: Redaksi01
