Dorong Program Perumahan Nasional, BRI Realisasikan Rp16,79 Triliun
JAKARTA – Akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus diperluas seiring realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang mencapai Rp16,79 triliun hingga akhir Februari 2026. Pembiayaan tersebut telah menjangkau 122.838 debitur di berbagai daerah.
Capaian tersebut menunjukkan percepatan dukungan sektor perbankan terhadap program perumahan nasional, khususnya dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi MBR. Skema pembiayaan yang disalurkan meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp16,38 triliun, KPR Tapera Rp316,93 miliar, KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB) Rp91,65 miliar, serta Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) Rp8,89 miliar.
Direktur Utama (Dirut) Hery Gunardi menegaskan bahwa penyaluran tersebut merupakan bentuk konsistensi perseroan dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor perumahan sekaligus memperluas kepemilikan rumah bagi masyarakat.
βBRI berkomitmen menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penyaluran KPR subsidi ini merupakan bagian dari peran BRI dalam mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,β ujar Hery, sebagaimana dilansir Kompas, Selasa, (24/03/2026).
Selain berdampak pada kepemilikan rumah, ekspansi pembiayaan perumahan dinilai turut menggerakkan roda perekonomian. Pembangunan kawasan hunian mendorong aktivitas di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tenaga kerja, hingga logistik. Di sisi lain, keberadaan kawasan hunian baru juga membuka peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hery menambahkan, jaringan luas perseroan menjadi faktor kunci dalam mempercepat penyaluran pembiayaan perumahan ke berbagai wilayah.
βKe depan, BRI akan terus memperluas jangkauan pembiayaan perumahan agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki hunian yang layak dan terjangkau. Dengan dukungan jaringan lebih dari 7 ribu unit kerja di seluruh Indonesia, BRI optimistis program pembiayaan perumahan ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah,β pungkas Hery. []
Penulis: Nurfalah | Penyunting: Redaksi01
