Permintaan Tinggi, DPRD Jabar Minta Apartemen Transit Diperluas

BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mendorong penguatan regulasi dan penambahan fasilitas Apartemen Transit Rancaekek di Kabupaten Bandung menyusul tingginya permintaan hunian yang belum mampu diimbangi kapasitas tersedia.

Dorongan tersebut disampaikan setelah Komisi IV DPRD Jabar melakukan peninjauan langsung terhadap pengelolaan apartemen transit yang berada di bawah Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar. Kunjungan ini bertujuan memastikan optimalisasi pemanfaatan hunian bagi masyarakat berpenghasilan terbatas.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Prasetyawati menyatakan minat masyarakat terhadap hunian tersebut tergolong tinggi, namun daya tampung masih terbatas. “minat masyarakat cukup tinggi, namun kapasitas hunian masih terbatas,” ujarnya, sebagaimana dilansir Bedanews, Sabtu, (28/03/2026).

Menurutnya, kondisi ini menyebabkan tidak semua permohonan masyarakat dapat terakomodasi. Oleh karena itu, DPRD Jabar mendorong langkah pengembangan kawasan agar jumlah unit hunian dapat ditingkatkan di masa mendatang.

Selain penambahan unit, Komisi IV DPRD Jabar juga menilai pentingnya peningkatan fasilitas pendukung di kawasan apartemen. Fasilitas seperti ruang serbaguna atau aula dinilai dapat dimanfaatkan warga sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pengelola.

Di sisi lain, DPRD Jabar menyoroti belum adanya aturan khusus yang mengatur pengelolaan apartemen transit milik Pemerintah Daerah (Pemda) Jabar. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat optimalisasi pengelolaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Jabar membuka peluang penyusunan peraturan daerah (Perda) inisiatif yang secara khusus mengatur pengelolaan apartemen transit milik Pemprov Jabar. Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan hunian transit ke depan. []

Penulis: Herz | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *