UMKM Makassar Naik Kelas, Kini Masuk Area Hotel Berbintang
MAKASSAR – Kolaborasi antara sektor perhotelan dan pemerintah daerah mulai dimanfaatkan sebagai strategi memperluas pasar produk lokal, seiring hadirnya gerai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan hotel sebagai sarana promosi dan pemasaran.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara Aryaduta Makassar dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Makassar, yang menghadirkan ruang khusus bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk unggulan mereka kepada tamu hotel, termasuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Inisiatif ini dinilai membuka peluang baru bagi UMKM dalam menjangkau konsumen yang lebih luas, sekaligus memperkuat eksposur produk khas daerah di sektor pariwisata. Berbagai produk yang ditampilkan meliputi kuliner khas, kerajinan tangan, hingga produk kreatif bernilai tambah.
General Manager (GM) Aryaduta Makassar Erwin Arsyad menyatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya bersama dalam mendorong pelaku UMKM untuk terus berkembang. Melalui kehadiran gerai UMKM di hotel, kami berharap produk-produk lokal dapat semakin dikenal luas dan memiliki daya saing di pasar yang lebih besar,” ujarnya, sebagaimana dilansir Fajar, Selasa (31/03/2026).
Menurutnya, kehadiran gerai UMKM juga memberikan nilai tambah bagi pengalaman tamu hotel dengan menghadirkan nuansa lokal yang autentik. Tamu tidak hanya menikmati layanan akomodasi, tetapi juga dapat mengenal serta membawa pulang produk khas Makassar.
Sementara itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar menilai kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem UMKM. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjadi model pengembangan usaha yang berkelanjutan di daerah.
Ke depan, kedua pihak berkomitmen memperluas program serupa guna mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian daerah. []
Penulis: | Penyunting: Redaksi01
