Hotel 101 Malang Ajak Perkuat Daya Tarik Wisata Kota
MALANG – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang dimanfaatkan pelaku industri perhotelan untuk mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peningkatan kualitas destinasi dan promosi yang lebih merata. Harapan ini muncul agar wisatawan tidak hanya singgah, tetapi menetap lebih lama di kota tersebut.
Marketing Communication HOTEL THE 1O1 Malang OJ, Dario Premeringga, menilai perkembangan pariwisata di Kota Malang sudah menunjukkan tren positif, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi pemerataan destinasi dan pemeliharaan berkelanjutan.
“Untuk pariwisata di Malang itu berkembang ya. Kalau bisa saya bilang bagus, cuma berkembang,” ungkapnya, sebagaimana dilansir Ketik, Rabu (01/03/2026).
Menurutnya, pengelolaan destinasi wisata tidak boleh terpusat pada beberapa titik populer saja, melainkan perlu diperluas agar daya tarik kota semakin beragam dan kompetitif.
“Berkembangnya ini kalau harapan kami itu tidak setop di satu titik. Jadi semua sektor kami berharap terawat dengan bagus, dan juga yang viral kalau jangan satu dua titik saja, tapi banyak titik,” jelas Dario.
Ia mencontohkan sejumlah destinasi yang dapat menjadi pilihan wisatawan apabila dikembangkan secara merata, sehingga mendorong mereka untuk merancang perjalanan lebih panjang di Kota Malang.
“Akhirnya orang-orang untuk ke Malang itu ada reasonnya yang valid. Oh aku mau ke titik ini misalnya ya. Aku mau ke Tugu, aku mau ke Kayutangan, aku mau ke Kamu Tridi, aku mau ke Hawai. Jadi mereka sampai punya pilihan plus road destinasi wisata. Oh ya, aku hari ini mau ke sini. Jadi itu akan menimbulkan mereka di sini misalnya dua hari, tiga hari,” imbuhnya.
Selain promosi, aspek pemeliharaan atau maintenance destinasi wisata juga dinilai krusial untuk menjaga kenyamanan dan minat kunjungan wisatawan secara berkelanjutan.
“Dari bisa nginep di hotel, bisa makan di tempat ini. Jadi berkala gitu untuk maintenance di pariwisata. Jadi di Malang itu bukan hanya untuk lewat, harapan kami itu bukan hanya untuk lewat, tapi singgah untuk satu hari, dua hari, tiga hari, tujuan liburan,” jelasnya.
Dario menambahkan, penguatan sektor pariwisata akan berdampak langsung pada sektor lain seperti perhotelan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga diperlukan sinergi seluruh pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semoga Malang semakin berkembang di tengah efisiensi ini. Bukan jadi halangan yang sangat-sangat untuk patah semangat. Semoga terus berkembang. Malangnya dibagusin, diperbanyak tempat-tempat wisata. Tempat-tempat untuk jalan-jalan. Karena memang dari segi perhotelan, pariwisata, UMKM. Semuanya akan hidup kalau kita berkembang di area sektor wisata,” tutur Dario.
“Semoga juga Malang dan warganya sukses dan sehat selalu. Dan juga berkembang secara semuanya ya. Secara SDM dan kemajuan teknologi dan lain-lain. Semoga kita juga diberi kesehatan dan dilindungi oleh Allah SWT,” imbuhnya.
Peringatan HUT ke-112 Kota Malang pada 1 Maret 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah. []
Penulis: Nurul Aliyah | Penyunting: Redaksi01
