Revitalisasi Pasar Muara Karang Capai 35%, Minat Pedagang Sudah 70%
JAKARTA – Revitalisasi Pasar Muara Karang (PMK) di kawasan Pluit, Jakarta Utara, menunjukkan progres signifikan dengan tingkat pemesanan lapak mendekati 70 persen meski pembangunan baru mencapai 35 persen hingga akhir Maret 2026.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pengelola menyebut tingginya minat pelaku usaha menjadi indikator kuat bahwa pasar tersebut memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan setelah beroperasi penuh pada kuartal IV 2026.
Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, mengungkapkan bahwa proyek telah melewati tahapan krusial dengan penyelesaian fondasi dan struktur bawah yang mencapai 100 persen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada struktur atas bangunan yang telah mencapai lantai enam untuk sekitar 50 persen area.
“Transformasi ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan sarana perdagangan yang lebih representatif, bersih, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di Jakarta Utara,” kata Iwan, sebagaimana diberitakan Beritanasional, Minggu, (05/04/2026).
Ia menambahkan, revitalisasi ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dalam meningkatkan daya saing kota menuju status kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
“Revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang lebih tertata, produktif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat urban, sekaligus memperkuat peran pasar sebagai ruang interaksi sosial dan budaya,” jelasnya.
Ke depan, PMK akan dikembangkan menjadi pasar modern terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti sistem sirkulasi udara yang optimal, area parkir yang memadai, serta penataan zonasi pedagang yang lebih rapi dan terintegrasi. Selain itu, pasar ini juga akan dilengkapi fasilitas tambahan seperti sport center di lantai enam.
“Kehadiran wajah baru Pasar Muara Karang diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi utama di Jakarta Utara,” ucapnya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan dan minat pelaku usaha yang tinggi, Jakpro optimistis PMK dapat menjadi pusat perdagangan modern yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan serta memberikan ruang usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan di masa mendatang. []
Penulis: Lydia Fransisca | Penyunting: Redaksi01
