Infrastruktur Listrik Kaltim-Kalsel Diperkuat, PLN Pacu Proyek GI Grogot

PASER – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mempercepat penyelesaian proyek penguatan sistem kelistrikan di Kabupaten Paser (Paser) guna meningkatkan keandalan pasokan listrik serta mendukung pertumbuhan industri dan investasi di wilayah Kalimantan.

Proyek yang tengah dikebut adalah pembangunan Extention 2 Line Bay (LB) pada Gardu Induk (GI) 150 kiloVolt (kV) Grogot menuju GI 150 kV Sei Durian di Kecamatan Tanah Grogot. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dalam sistem interkoneksi jaringan listrik antara Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui skema looping.

Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Kalimantan Bagian Timur 1 (KLT 1), I Made Gita Prawira, mengatakan progres pembangunan telah memasuki tahap lanjutan setelah pekerjaan struktur utama rampung.

“Kami mengawal ketat setiap tahapan di lapangan agar tetap on-track. Setelah berhasil menuntaskan pekerjaan pondasi switchyard dan erection gantry tanpa kendala berarti, tim kini bergerak cepat pada fase pemasangan peralatan tegangan tinggi (HV Equipment). Fokus kami adalah memastikan setiap komponen terpasang sesuai standar teknis PLN dengan mengedepankan aspek Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), sebelum nantinya masuk ke tahap pemasangan kabel (wiring) dan pengujian menyeluruh (commissioning) menjelang pemberian tegangan (energize),” ungkap Made, sebagaimana dilansir Prokal, Jumat (10/04/2026).

Pengembangan dua line bay tambahan ini ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas distribusi listrik, sekaligus memperkuat fleksibilitas sistem jaringan di wilayah Paser dan sekitarnya yang terus mengalami peningkatan kebutuhan energi.

General Manager (GM) PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan proyek tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang PLN dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Kalimantan.

“Pengembangan Extention 2 Line Bay di GI Grogot ini adalah langkah strategis PLN untuk memastikan sistem kelistrikan kita memiliki fleksibilitas tinggi. Dengan infrastruktur yang semakin tangguh, kami ingin menjamin bahwa pasokan listrik bukan lagi sekadar pemenuh kebutuhan dasar, tapi menjadi penggerak utama sektor industri dan investasi di Kalimantan,” ujar Basuki.

Dalam pelaksanaannya, PLN juga menggandeng berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, aparat penegak hukum, serta masyarakat setempat untuk memastikan kelancaran proyek dan meminimalkan potensi hambatan sosial maupun teknis.

Basuki menambahkan, penguatan jaringan ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan serta meningkatkan kualitas layanan listrik secara signifikan bagi masyarakat.

“Harapannya dengan beroperasinya proyek ini, potensi gangguan dapat diminimalisir secara signifikan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Paser dan sekitarnya akan meningkat drastis. Ini adalah wujud nyata transformasi PLN dalam menghadirkan energi yang modern, efisien, dan berkelanjutan,” tutupnya. []

Penulis: Wawan | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *