Bursa Menghijau, IHSG Naik Didorong Harapan Damai Timur Tengah

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 33 poin atau 0,44 persen ke level 7.709 pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (15/04/2026), didorong optimisme pasar terhadap meredanya ketegangan geopolitik global serta terjaganya stabilitas ekonomi domestik.

Penguatan IHSG sejalan dengan tren positif di sejumlah bursa saham Asia, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pasar keuangan kawasan. Sentimen utama berasal dari perkembangan diplomasi di Timur Tengah, khususnya rencana negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran yang diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan energi global.

Selain itu, pasar juga merespons positif dimulainya dialog langsung antara Israel dan Lebanon yang difasilitasi Amerika Serikat. Langkah diplomatik tersebut dinilai membuka peluang terciptanya stabilitas kawasan dalam jangka menengah.

“Kombinasi kebijakan tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor global, membuka peluang arus modal masuk, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat pasar keuangan domestik,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas sebagaimana dilansir Investor Daily, Rabu (15/04/2026).

Dari dalam negeri, sentimen positif turut ditopang komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Otoritas moneter menegaskan fokus pada pengelolaan suku bunga, intervensi pasar valuta asing, serta penguatan likuiditas untuk menjaga ketahanan sistem keuangan.

Pemerintah juga memperkuat keyakinan pasar dengan menjaga defisit fiskal tetap di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) melalui reformasi subsidi dan efisiensi anggaran, guna menopang kesinambungan fiskal.

Secara sektoral, sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan pada sesi pertama perdagangan, antara lain DEFI, BIPP, INCF, SDMU, dan WBSA. Sementara itu, saham seperti KONI, MSIN, BAPA, CITY, dan ADMF mengalami tekanan koreksi.

Pelaku pasar menilai pergerakan IHSG masih berpotensi melanjutkan tren penguatan menuju level psikologis 7.800, seiring kombinasi sentimen global dan domestik yang relatif kondusif. []

Penulis: Tiara Puspitasari | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *