Ketua GP Ansor Kraksaan Akan Proses Hukum Aktor Aksi di Rumahnya
KRAKSAAN, PRUDENSI.COM-Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kraksaan, Abdur Rahman, menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor di balik aksi mendatangi rumah pribadinya di Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupateni.COM- Probolinggo.
Rahman menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena persoalan yang terjadi merupakan urusan organisasi, bukan ranah keluarga. Ia menyebut aksi itu justru telah mengganggu kenyamanan keluarganya.
“Ini urusan organisasi, bukan keluarga. Kejadian tersebut telah melukai keluarga saya dan tentunya organisasi,” kata Rahman, Minggu, 19 April 2026.
Menurut dia, setiap persoalan internal semestinya diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan musyawarah, bukan dengan cara mendatangi rumah pribadi. Apalagi, rumah tinggal merupakan ruang privat yang tidak seharusnya dijadikan tempat tekanan.
Rahman menegaskan pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti terkait pihak-pihak yang diduga mengatur aksi tersebut. Karena itu, ia memastikan langkah hukum akan ditempuh untuk memberi kepastian dan efek jera.
“Kami sudah mengantongi bukti-bukti siapa otak dari kejadian itu. Sekali lagi ini persoalan organisasi dan bukan persoalan keluarga.
Kami siap menempuh jalur hukum, apalagi kenyamanan keluarga saya telah terganggu,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Satuan Koordinasi Cabang Banser Kraksaan, Dwi Adi Hartoko, menegaskan aksi tersebut bukan instruksi resmi organisasi. Ia menyatakan tidak pernah memberikan perintah kepada kader Banser untuk mendatangi rumah Ketua PC GP Ansor Kraksaan.
Dwi menyebut tindakan itu merupakan inisiatif pribadi yang tidak mencerminkan nilai, sikap, maupun garis komando organisasi. Pihaknya juga memastikan akan melakukan penelusuran internal dan mengambil langkah tegas terhadap individu yang terbukti terlibat.(rac)
