Laba Jasa Raharja Melonjak 138 Persen, Kinerja Keuangan Makin Solid
JAKARTA – Kinerja keuangan PT Jasa Raharja (Persero) menunjukkan penguatan signifikan sepanjang 2025, ditandai dengan peningkatan laba bersih konsolidasi hingga 138,54 persen secara tahunan menjadi Rp2,3 triliun. Penguatan fundamental tersebut juga diikuti peningkatan pelayanan kepada korban kecelakaan serta percepatan penyelesaian santunan yang menjadi fokus perusahaan.
Capaian tersebut memperlihatkan kondisi keuangan perusahaan yang semakin solid untuk mendukung keberlanjutan layanan perlindungan dasar kepada masyarakat. Sebagaimana diberitakan Antara, Rabu (22/07/2026), hasil tersebut telah memperoleh pengesahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Senin (20/7/2026).
Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari transformasi perusahaan yang dijalankan secara konsisten, disertai penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Jasa Raharja dalam menjalankan transformasi perusahaan secara berkelanjutan.”
Ia menambahkan perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga memastikan setiap kebijakan mampu memperkuat perlindungan dasar bagi masyarakat sekaligus memberikan kontribusi bagi negara.
“Perusahaan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga memastikan setiap langkah perusahaan mampu meningkatkan kualitas perlindungan dasar bagi masyarakat, memperkuat tata kelola perusahaan, serta memberikan nilai tambah bagi negara.”
Dari sisi operasional, pendapatan asuransi selama 2025 mencapai Rp8,17 triliun, meningkat dibandingkan Rp7,49 triliun pada tahun sebelumnya. Hasil jasa asuransi turut melonjak menjadi Rp1,95 triliun, sedangkan pendapatan investasi tumbuh menjadi Rp1,4 triliun atau naik sekitar 73 persen dibandingkan 2024. Laba sebelum pajak juga meningkat menjadi Rp2,57 triliun.
Kondisi fundamental perusahaan ikut menguat dengan total aset konsolidasian mencapai Rp20,63 triliun dan ekuitas sebesar Rp12,62 triliun. Sementara itu, arus kas dari aktivitas operasi tercatat sekitar Rp1,74 triliun atau meningkat hampir 115 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penerimaan premi juga naik menjadi Rp6,87 triliun dengan pembayaran klaim tetap terjaga secara optimal.
Selain mencatat pertumbuhan keuangan, Jasa Raharja memperluas kontribusi sosial melalui realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp32,33 miliar sepanjang 2025. Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta kegiatan sosial yang seluruh indikator kinerjanya mencapai target.
Pada aspek pelayanan, hingga Juni 2026 perusahaan telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,61 triliun kepada 74.934 korban kecelakaan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, pembayaran santunan korban luka-luka melalui mekanisme guarantee letter (GL) mencapai Rp849 miliar atau sekitar 99 persen dari total santunan luka-luka.
Percepatan pelayanan juga menjadi perhatian perusahaan. Hingga Juni 2026, rata-rata waktu penyelesaian santunan meninggal dunia hanya mencapai 1 hari 1 jam dengan dukungan kerja sama bersama 2.853 rumah sakit di berbagai daerah.
Upaya pencegahan kecelakaan turut diperkuat melalui pelaksanaan 4.366 program keselamatan transportasi sepanjang semester I 2026. Program tersebut mencakup edukasi keselamatan, penguatan infrastruktur, operasi lintas instansi, riset kawasan rawan kecelakaan, hingga pengembangan inovasi teknologi keselamatan sebagai bagian dari strategi menekan risiko kecelakaan di masa mendatang. []
Redaksi01
