Seni Tari Tradisional Warnai Pisah Kenang SMAN 1 Batu Engau ke-20
Pisah kenang Angkatan “Eterious’xx” SMAN 1 Batu Engau diwarnai keberhasilan tujuh siswa lolos PTN tanpa tes serta penampilan seni budaya.
PASER – Acara pisah kenang Angkatan ke-20 “Eterious’xx” Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Batu Engau berlangsung khidmat dan meriah di Aula Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Senin (20/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pelepasan siswa kelas XII sekaligus ajang apresiasi capaian akademik dan non-akademik, termasuk keberhasilan tujuh siswa yang lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur tanpa tes.
Kepala SMAN 1 Batu Engau, Soni Sumarsono, secara resmi melepas para siswa kelas XII dalam sambutannya. Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap para lulusan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi serta meraih kesuksesan di masa depan.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena hari ini kita bisa bertatap muka dalam rangka melepas anak-anak kelas 12 Angkatan 2020 (Eterious’xx). Mudah-mudahan anak-anak kita menjadi pribadi yang sukses dan membahagiakan orang tua, dunia dan akhirat,” ujarnya.
Soni juga mengungkapkan bahwa masa pengabdiannya di sekolah tersebut akan segera berakhir dalam beberapa bulan mendatang. Ia sekaligus mengapresiasi capaian siswa angkatan ini, khususnya tujuh siswa yang berhasil diterima di PTN melalui jalur tanpa tes. Ketujuh siswa tersebut diminta berdiri di hadapan peserta sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi adik kelas.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Batu Engau, Arwin Mamonto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap peran sekolah dalam mencetak generasi muda yang aktif dan berprestasi. Menurutnya, banyak lulusan SMAN 1 Batu Engau yang berkontribusi dalam kegiatan kepemudaan hingga pemerintahan di tingkat kecamatan.
“Kami berharap dari sekolah ini akan lahir kader-kader pemimpin masa depan yang dapat melanjutkan estafet kepemimpinan, baik di tingkat daerah hingga nasional,” katanya.
Selain sambutan, acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni tari tradisional yang dibawakan siswi SMAN 1 Batu Engau. Para penari menampilkan tarian kreasi dengan properti kipas hitam, mengenakan busana batik bernuansa gelap dengan aksen emas yang menambah kesan elegan.
Gerakan tari yang dinamis dan harmonis tersebut mendapat apresiasi dari tamu undangan, guru, serta orang tua siswa. Penampilan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mengembangkan potensi non-akademik siswa.
Kegiatan pisah kenang berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, serta tamu undangan. Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan siswa kelas XII sekaligus awal perjalanan mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum
