BRI Perkuat Rupiah di Perbatasan Lewat Layanan Money Changer Motaain

BELU – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat pengawasan dan pengelolaan transaksi valuta asing di wilayah perbatasan dengan meresmikan unit kerja money changer di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (15/04/2026).

Langkah ini ditempuh sebagai upaya menjaga stabilitas peredaran rupiah sekaligus memastikan seluruh aktivitas pertukaran mata uang asing di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste berlangsung melalui sistem keuangan formal yang terpantau. Kehadiran layanan tersebut juga menjadi bagian dari strategi penguatan kedaulatan mata uang nasional di wilayah dengan intensitas transaksi lintas negara yang tinggi.

Direktur Treasury & International Banking BRI Farida Thamrin menyebut PLBN Motaain memiliki peran strategis sebagai titik keluar-masuk utama aktivitas ekonomi antarnegara. “PLBN Motaain merupakan titik strategis dengan aktivitas lintas negara yang tinggi, sehingga kebutuhan valuta asing menjadi bagian dari aktivitas transaksi masyarakat. Melalui layanan money changer yang kami hadirkan di lokasi ini, BRI memastikan seluruh transaksi valuta asing dapat dilakukan secara resmi, aman, dan terintegrasi dengan sistem perbankan. Langkah ini turut menjaga kelancaran transaksi lintas batas sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat di kawasan lintas batas,” ujar Farida melalui keterangan resmi sebagaimana dilansir Kabarbursa, Kamis (23/04/2026).

BRI menilai aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan penukaran valuta asing, mengingat mobilitas warga yang cukup tinggi antara Indonesia dan Timor Leste. Karena itu, keberadaan layanan money changer resmi diharapkan mampu menekan transaksi nonformal yang berpotensi mengganggu stabilitas keuangan di wilayah perbatasan.

Sebelumnya, BRI juga telah menghadirkan layanan serupa di sejumlah titik perbatasan lain, termasuk PLBN Badau di Kalimantan Barat, sebagai bagian dari perluasan akses layanan keuangan formal di kawasan strategis nasional.

Secara kinerja, unit usaha money changer BRI mencatat pertumbuhan signifikan dengan kenaikan volume transaksi sebesar 39,7 persen secara tahunan (year on year/YoY) sepanjang 2025. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan penukaran valuta asing yang aman dan terintegrasi dengan sistem perbankan nasional.

PLBN Motaain yang berada di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, merupakan simpul penting aktivitas lintas batas yang mengintegrasikan layanan imigrasi, kepabeanan, karantina, hingga pengamanan dalam satu kawasan terpadu. Fasilitas ini menjadi penopang utama mobilitas perdagangan dan pergerakan orang antara kedua negara.

Peresmian layanan tersebut turut dihadiri Asisten Deputi Potensi Perbatasan Darat Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), perwakilan BRI, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta masyarakat setempat.

BRI menegaskan bahwa penguatan layanan di wilayah perbatasan tidak hanya berfokus pada transaksi valuta asing, tetapi juga terintegrasi dengan pembiayaan, layanan transaksi, dan pemberdayaan UMKM. Integrasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan secara berkelanjutan. []

Penulis: Harun Rasyid | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *