Bukan Sekadar Turnamen, HGI City Cup 2026 Jadi Motor UMKM Surabaya
SURABAYA – Transformasi ajang olahraga elektronik (esports) berbasis domino menjadi ruang interaksi publik dan penggerak ekonomi lokal terlihat dalam gelaran HGI City Cup 2026 Surabaya Fest yang berlangsung di Grand City Mall Surabaya sejak 25 April 2026.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat secara langsung melalui berbagai aktivitas interaktif yang memadukan hiburan, komunitas, dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyelenggaraan acara turut melibatkan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Surabaya, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, serta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Sejak hari pertama, area kegiatan dipadati pengunjung yang tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga mencoba permainan domino yang selama ini identik dengan platform digital, kini hadir dalam format kompetisi langsung. Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat sekaligus memperluas jangkauan esports ke ruang publik.
“Event ini terasa ramai dan berbeda, karena bukan hanya turnamen saja, tapi banyak aktivitas lain yang bisa dinikmati pengunjung. Suasananya jadi lebih hidup,” ujar Erwin, salah satu pemain VVIP, sebagaimana diberitakan Radar Surabaya, Minggu (26/04/2026).
Antusiasme serupa juga disampaikan pengunjung yang merasakan pengalaman baru berinteraksi langsung dengan permainan digital di ruang fisik.
“Seru banget, kita bisa langsung coba game yang biasanya cuma di HP, terus dapat hadiah juga. Jadi pengalaman baru di mall,” kata salah satu pengunjung.
Dari sisi ekonomi, kehadiran UMKM di sekitar lokasi acara turut memberikan dampak terhadap perputaran transaksi selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan Dinkopumdag Surabaya bersama Pemkot Surabaya menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas ekonomi berbasis event.
Perwakilan Dinkopumdag Surabaya, Tatik Lely Juwita, menilai konsep integrasi antara aktivitas digital dan interaksi langsung mampu menciptakan nilai tambah bagi penyelenggaraan kegiatan di daerah.
“Ini konsep yang menarik, karena menggabungkan aktivitas digital dengan kegiatan langsung, sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM di Surabaya,” ujarnya.
Selain itu, keterlibatan PORDI Surabaya juga memperkuat aspek pembinaan dan kompetisi dalam cabang olahraga domino, sehingga tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga pengembangan olahraga berbasis strategi.
Dengan konsep kolaboratif lintas sektor, HGI City Cup 2026 Surabaya Fest menunjukkan bahwa kegiatan esports dapat berkembang menjadi platform yang lebih luas, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi dan interaksi sosial masyarakat. Ke depan, model ini diharapkan dapat menjadi referensi penyelenggaraan event serupa di berbagai daerah. []
Penulis: Vega Dwi Arista | Penyunting: Redaksi01
