Pasar Yos Sudarso Direvitalisasi 2026, Pemkab Inhil Siapkan Lelang Agustus

INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menargetkan pembangunan ulang Pasar Yos Sudarso mulai direalisasikan pada 2026 melalui skema lelang terbuka, sebagai respons atas kondisi pasar yang dinilai tidak lagi layak dan kerap mengganggu aktivitas perdagangan masyarakat.

Langkah ini diambil untuk mengatasi persoalan mendasar seperti kebocoran saat hujan, lingkungan yang kumuh, serta keterbatasan fasilitas, sekaligus memperkuat peran pasar sebagai pusat ekonomi kerakyatan di Inhil.

Bupati Inhil Herman menegaskan revitalisasi pasar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan daya saing pasar tradisional.

Ia menyebut, pasar yang akan dibangun ulang dirancang menjadi ruang perdagangan yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Proyek pembangunan direncanakan dimulai dengan proses lelang pada Agustus 2026, setelah penyusunan Detail Engineering Design (DED) rampung sebagai acuan teknis. Pembangunan ditargetkan selesai pada akhir tahun yang sama.

Secara desain, pasar akan mengusung konsep arsitektur berciri khas lokal Inhil dengan mengombinasikan fungsi dan estetika. Bangunan sepanjang sekitar 860 meter dan lebar 11,5 meter itu akan dibagi berdasarkan jenis komoditas untuk memudahkan pengelolaan dan akses pengunjung.

Selain itu, berbagai fasilitas pendukung akan disiapkan, antara lain mandi, cuci, kakus (MCK), pos keamanan, kantor pengelola, akses jalan selebar 4 meter, serta ruang terbuka hijau. Dengan pengembangan ini, kapasitas pasar diproyeksikan mampu menampung lebih dari 600 pedagang.

Selama proses pembangunan berlangsung, area pasar akan disterilkan demi keamanan. Pemkab Inhil menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi para pedagang dengan pendekatan persuasif tanpa paksaan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Respons positif datang dari para pedagang. Salah satunya, Fandy, mengungkapkan kondisi pasar saat ini sudah tidak nyaman dan menghambat aktivitas jual beli, terutama saat hujan.

Dengan rencana revitalisasi tersebut, para pedagang berharap Pasar Yos Sudarso dapat bertransformasi menjadi pusat perdagangan yang lebih modern dan layak, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan, sebagaimana dilansir Beritariau, Rabu, (29/04/2026). []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *