Pemulihan Ekonomi Didorong Lewat Pasar Murah di Pidie Jaya

PIDIE JAYA – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggulirkan program pasar murah di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) sebagai langkah cepat menahan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat pascabencana hidrometeorologi, dengan pelaksanaan pada 27–29 April 2026 di tiga titik strategis.

Program ini dipusatkan di Pasar Keude Ulim, Terminal Meurah Dua, dan halaman kantor camat, yang sejak pagi dipadati warga untuk memperoleh kebutuhan pokok bersubsidi dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah memberikan subsidi pada empat komoditas utama, yakni beras premium, gula pasir, minyak goreng kemasan, dan telur. Harga yang ditawarkan masing-masing Rp110.000 per 10 kilogram beras, Rp14.000 per kilogram gula, Rp36.000 per dua liter minyak goreng, serta Rp42.000 per papan telur.

Bupati Pidie Jaya (Pijay) Sibral Malasyi menegaskan program ini menjadi bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah proses pemulihan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah agar kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya, sebagaimana dilansir Liputangampongnews, Selasa, (29/04/2026).

Kepala Dinas (Kadis) Disperindagkop Pijay Hasbi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pasar Musbir mengungkapkan tingginya respons masyarakat terlihat dari cepatnya distribusi komoditas yang habis terjual di setiap lokasi.

Ia merinci alokasi yang disiapkan meliputi 6 ton beras, 1.000 kilogram gula, 1.000 liter minyak goreng, serta 660 papan telur, yang seluruhnya ludes sebelum sore hari.

Antusiasme warga juga mencerminkan tingginya kebutuhan terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah kenaikan harga di pasaran.

Salah satu warga, Fatimah (49), mengaku program ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascabencana.

“Pasar murah ini sangat membantu kami, apalagi sekarang masih masa pemulihan,” katanya.

Pemerintah Aceh menilai program pasar murah menjadi instrumen penting dalam menjaga kestabilan harga dan distribusi pangan, sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak bencana. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus diperluas agar manfaatnya menjangkau lebih banyak wilayah di Pijay. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *