Dekra Fest 2026 Jadi Ajang Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif

TANGERANG – Pemerintah daerah di Provinsi Banten (Banten) mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Dekra Fest 2026 sebagai upaya memperluas pasar dan meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini digelar di Lobi Mal Ciputra Citra Raya, Kabupaten Tangerang (Tangerang), mulai 28 April hingga 3 Mei 2026.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banten Tinawati Andra Soni menilai festival tersebut menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif guna memperkuat sinergi pengembangan usaha.

“Acaranya berlangsung dengan sungguh luar biasa, ada pameran ekonomi kreatif juga ada launching baju batik Dekranasda Kabupaten Tangerang,” kata Tinawati.

Ia menambahkan, Dekranasda Banten akan memperluas kolaborasi dengan delapan Dekranasda kabupaten/kota guna mendorong peningkatan produktivitas dan memperluas jangkauan kegiatan UMKM di wilayah tersebut.

Menurutnya, posisi Tangerang sebagai salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia menjadi potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kerajinan lokal.

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa Dekra Fest 2026 dirancang sebagai ajang promosi potensi daerah yang dikemas melalui berbagai kegiatan kompetisi dan pameran.

“Mudah-mudahan dengan acara selama enam hari ini memberikan kontribusi terhadap aktivitas usaha masyarakat Kabupaten Tangerang dengan memanfaatkan potensi lokal untuk kerajinan baik kerajinan baju, sepatu, dan kerajinan lainnya,” katanya, sebagaimana dilansir Gerbangpatriot, Selasa (29/04/2026).

Dalam pelaksanaannya, festival ini menghadirkan beragam kegiatan seperti lomba tari pelajar, lomba desain batik, hingga fashion show yang melibatkan perwakilan kecamatan di Tangerang. Selain itu, produk kerajinan topi bambu turut menjadi sorotan sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan dikembangkan lebih lanjut.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap tercipta ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *