Pemdes Asembagus Probolinggo Alokasikan Dana Desa 2026 untuk Pavingisasi Jalan Melalui Skema PKTD
Plt. Kepala Desa Asembagus, Rofi'i (kaos biru berkacamata) bersama warga dalam percepatan pembangunan infrastruktur permukiman. (Foto : Misbahul Munir)
PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Pemerintah Desa (Pemdes) Asembagus, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur pemukiman. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemdes Asembagus memprioritaskan proyek pavingisasi jalan di Dusun Asemkanda sebagai langkah strategis memperlancar mobilitas warga sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Pembangunan ini dibiayai melalui Dana Desa (DD) 2026 dengan menerapkan skema Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengerjaan proyek melibatkan tenaga kerja setempat, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Desa Asembagus.
Realisasi Aspirasi Masyarakat Dusun Asemkanda
Plt. Kepala Desa Asembagus, Rofi’i, menjelaskan bahwa proyek pavingisasi ini difokuskan di wilayah RT 01 RW 02 Dusun Asemkanda. Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini merupakan respon cepat pemerintah desa terhadap aspirasi dan kebutuhan mendesak warga setempat.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan solusi atas kebutuhan warga. Pavingisasi di RT 01 RW 02 ini adalah jawaban atas usulan masyarakat yang mengharapkan akses jalan pemukiman yang lebih layak dan nyaman,” ujar Rofi’i saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (07/05/2026)
Pemberdayaan Ekonomi melalui PKTD
Lebih lanjut, Rofi’i menekankan bahwa penggunaan skema PKTD dalam proyek ini adalah instruksi yang sejalan dengan program prioritas nasional. Dengan memberdayakan warga lokal sebagai tenaga kerja, pendapatan masyarakat desa diharapkan dapat meningkat selama masa pembangunan.
“Melalui PKTD, kami ingin memastikan bahwa Dana Desa tidak hanya dirasakan manfaatnya melalui fisik bangunan, tetapi juga terserap langsung oleh warga dalam bentuk upah kerja. Ini adalah upaya kita bersama untuk memulihkan dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” tambahnya.
Dampak Jangka Panjang bagi Lingkungan
Proyek infrastruktur ini diharapkan dapat mengubah wajah pemukiman di Dusun Asemkanda menjadi lebih tertata dan bersih. Selain memperlancar akses transportasi skala lingkungan, pavingisasi juga berfungsi sebagai sarana pendukung sanitasi yang lebih baik agar lingkungan tidak becek saat musim penghujan.
Pemerintah Desa Asembagus berharap, setelah pembangunan ini selesai, warga dapat bersama-sama merawat jalan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama.” pungkasnya, (mis)
