Di Tengah Pembentukan 83 Ribu KDKMP, Kemenkop Tetap Fokus Bina Koperasi Eksisting
JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan penguatan koperasi yang telah berjalan tetap menjadi prioritas di tengah percepatan pembentukan 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai daerah. Pemerintah memastikan program pembinaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga akses pembiayaan murah tetap diberikan kepada koperasi aktif, termasuk Induk Koperasi TNI Angkatan Udara (Inkopau).
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan Kemenkop terus menjalankan program pendampingan bagi koperasi eksisting agar mampu berkembang dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Dukungan tersebut mencakup fasilitasi pembiayaan bergulir melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan bunga rendah.
“Selain menjalankan program prioritas nasional (KDKMP), Kemenkop juga tetap membina koperasi yang sudah ada. Termasuk koperasi di lingkungan TNI AU seperti Inkopau,” kata Ferry di Jakarta, Rabu (06/05/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah memiliki komitmen besar dalam memperkuat sektor koperasi sejalan dengan program pembangunan KDKMP yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, koperasi yang telah memiliki kinerja baik dapat dilibatkan dalam pengembangan kapasitas SDM guna mendukung implementasi program tersebut.
Ferry menilai Inkopau memiliki potensi besar menjadi mitra strategis dalam pengembangan koperasi nasional. Kemenkop juga membuka peluang dukungan kebijakan agar Inkopau dapat memaksimalkan pemanfaatan aset dan memperluas pengembangan usaha.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Inkopau Panca Putra menyampaikan capaian Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi sepanjang 2025 melampaui target yang telah ditetapkan. Hal itu menunjukkan kinerja usaha koperasi di lingkungan TNI Angkatan Udara terus mengalami pertumbuhan positif.
“Yang mana kini mencapai Rp33,5 miliar atau 110 persen dari target. Sementara pada 2026 Inkopau menargetkan SHU sebesar Rp23 miliar dengan rencana pengembangan usaha,” kata Panca sebagaimana dilansir Rri, Rabu (06/05/2026).
Program penguatan koperasi dinilai menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas akses ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas usaha berbasis gotong royong di berbagai sektor. []
Penulis: Ryan Suryadi | Penyunting: Redaksi01
