PLN Tambah Daya 4,33 MVA untuk Industri Alumina di Sanggau

SANGGAU – PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) memperkuat kapasitas operasional industri pengolahan alumina di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), setelah memperoleh tambahan pasokan listrik berdaya 4,33 megavolt ampere (MVA) dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Kalbar di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir.

Penyalaan listrik tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan industri hilirisasi mineral nasional sekaligus menjaga keandalan energi untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi PT ICA yang merupakan anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Pasokan listrik yang stabil dinilai penting untuk menopang operasional industri pengolahan alumina di Kalbar.

Supervisor Portfolio Management PT ANTAM, Diana Septriana, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara PLN dan PT ICA dalam memenuhi kebutuhan energi sektor industri, sebagaimana diwartakan Antara, Selasa (19/05/2026).

“Kami menyampaikan apresiasi atas penyalaan listrik dan kerja sama yang terjalin antara PT Indonesia Chemical Alumina dan PLN. Stabilitas dan keandalan suplai listrik menjadi faktor vital dalam operasional pabrik kami. Kami berharap sinergi ini dapat terus berjalan secara baik dan berkelanjutan demi mendukung kelancaran proses produksi perusahaan,” ujar Diana.

Direktur Utama (Dirut) PT ICA, Arief Abidin, mengatakan tambahan daya listrik tersebut akan membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat infrastruktur energi untuk mendukung target produksi perusahaan.

“Semoga energi yang dialirkan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi langkah strategis bagi perusahaan. Melalui penyambungan ini, kami berkomitmen meningkatkan efisiensi serta keandalan infrastruktur energi guna mendukung kegiatan operasional, sekaligus mewujudkan target peningkatan kapasitas produksi PT ICA hingga 200 ribu ton per tahun,” kata Arief.

Dalam kegiatan itu, PLN turut menyerahkan sertifikat Renewable Energy Certificate (REC) kepada PT ICA sebagai bentuk dukungan penggunaan energi hijau dan pengembangan industri berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan.

General Manager (GM) PLN UID Kalbar yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, Albert Safaria, menegaskan penyalaan listrik tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri strategis nasional melalui penyediaan energi yang andal dan kompetitif.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT ICA kepada PLN. Kehadiran listrik ini diharapkan mampu memberikan manfaat luas, baik bagi operasional perusahaan maupun masyarakat sekitar. PLN juga siap memberikan pelayanan terbaik dan respons cepat guna memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Albert, PLN akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan kelistrikan di Kalbar guna memenuhi kebutuhan energi industri yang terus meningkat seiring pertumbuhan investasi dan pengembangan usaha di daerah tersebut.

“PLN berkomitmen mendukung pengembangan industri strategis nasional melalui pasokan listrik yang andal dan berkualitas. Penyalaan listrik untuk PT Indonesia Chemical Alumina ini tidak hanya menjadi dukungan terhadap peningkatan kapasitas produksi perusahaan, tetapi juga bagian dari upaya PLN dalam memperkuat hilirisasi mineral, mendorong investasi, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah di Kalimantan Barat,” tutup Albert. []

Penulis: Rilis | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *