IHSG Masih Rawan Koreksi, Empat Saham Ini Jadi Sorotan MNC Sekuritas
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi tekanan koreksi meski sempat menguat pada perdagangan sebelumnya, sehingga pelaku pasar dinilai perlu mencermati area support dan saham-saham yang berpotensi bergerak selektif pada transaksi hari ini.
Riset harian MNC Sekuritas mencatat IHSG pada perdagangan 22 Mei menguat 1,10 persen ke level 6.162 dengan mulai munculnya volume pembelian. Namun, dalam kerangka waktu mingguan, IHSG masih terkoreksi 8,35 persen dan tekanan jual disebut cenderung meningkat.
Analis MNC Sekuritas menyebut secara teknikal tren pasar belum sepenuhnya pulih, sehingga risiko koreksi lanjutan masih terbuka.
“Secara teknikal, posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5,899 sekaligus area supportnya. Diperkirakan Support: 5,996, 5,899 dan Resistance: 6,318, 6,459,” sebut analis MNC Sekuritas dalam riset Senin (25/05/2026).
Di tengah tekanan tersebut, MNC Sekuritas menilai sejumlah saham masih layak dicermati untuk strategi transaksi jangka pendek, yakni Astra International (ASII), Harum Energy (HRUM), Indosat (ISAT), dan J Resources Asia Pasifik (PSAB).
ASII direkomendasikan Buy on Weakness pada kisaran 5.025 hingga 5.325 dengan target harga 5.600 sampai 5.975 dan stoploss di bawah 4.950. Sementara HRUM dinilai menarik pada kisaran 730 hingga 775 setelah menguat 11,27 persen ke level 790.
Untuk ISAT, rekomendasi Buy on Weakness berada pada area 1.965 hingga 2.020 dengan target harga 2.120 sampai 2.220. Adapun PSAB mendapat rekomendasi Trading Buy di rentang 394 hingga 416 setelah melonjak 14,52 persen ke level 426.
Proyeksi ini menjadi sinyal bahwa pasar saham masih bergerak fluktuatif, sehingga investor perlu mencermati momentum teknikal sebelum mengambil posisi, sebagaimana dilansir Pasardana, Senin, (25/05/2026). []
Penulis: Ria | Penyunting: Redaksi01
