IRSX Gandeng 150 Artis, UMKM Kini Didorong Kuasai Promosi Digital

JAKARTA – Upaya memperluas akses promosi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memasuki babak baru setelah PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) menggandeng kementerian serta ratusan artis nasional untuk membangun ekosistem pemasaran berbasis teknologi yang ditujukan bagi pelaku usaha kecil di Indonesia.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama lebih dari 150 artis dan kreator konten nasional dalam acara Folago All Stars: Empowering the New Creative Economy yang berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (25/05/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi IRSX untuk memperluas bisnis dari sektor creator economy menuju layanan digital terintegrasi yang menghubungkan pelaku UMKM dengan jaringan artis, influencer, dan kreator konten guna memperkuat pemasaran produk secara lebih luas dan efisien.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik.

Dalam kerja sama itu, IRSX memperkenalkan teknologi Folago AI Digital Twin yang memungkinkan figur publik dalam ekosistem perusahaan direpresentasikan secara digital. Teknologi tersebut akan terintegrasi dengan platform Iklan Rakyat untuk mempermudah UMKM mengakses layanan promosi melalui artis dan kreator konten.

Maman menilai keterlibatan ratusan artis nasional dapat menjadi solusi baru untuk mengatasi hambatan promosi dan pemasaran digital yang selama ini masih dihadapi pelaku usaha kecil.

“Banyak UMKM Indonesia punya produk luar biasa, tapi masih kesulitan soal akses pasar dan pemasaran digital. Kehadiran 150 lebih artis nasional dalam ekosistem Folago adalah jawaban konkret atas tantangan itu,” ujar Maman dalam sambutannya, sebagaimana diberitakan Kabarbursa, Senin, (25/05/2026).

Sementara itu, Teuku Riefky Harsya menilai sektor ekonomi kreatif memiliki peran strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk dalam menciptakan lapangan kerja dan mempercepat munculnya usaha baru.

Menurutnya, pada 2025, investasi sektor ekonomi kreatif melampaui target pemerintah dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai sekitar 6,5 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5 persen.

“Industri kreatif Indonesia sudah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Riefky.

Di sisi perusahaan, Dirut PT Folago Global Nusantara Tbk Subioto Jingga mengungkapkan jumlah artis dan kreator yang telah masuk dalam ekosistem kerja sama perusahaan mencapai lebih dari 500 orang, dengan sekitar 150 orang hadir dalam agenda penandatanganan MoU perdana.

“Total influencer dan artis yang kira-kira sudah masuk dalam list kita itu total ada 500 lebih,” ujarnya.

Subioto menjelaskan para artis tersebut nantinya dikelola melalui unit talent management yang tengah disiapkan perusahaan. Selain itu, IRSX juga mengembangkan program berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang diklaim dapat dimanfaatkan UMKM untuk promosi dan pemasaran dengan biaya serta proses yang lebih terjangkau.

“Setelah Folago masuk, kami ingin menggunakan teknologi Folago AI ini bisa dinikmati oleh seluruh UMKM di Indonesia,” kata Subioto.

Ia menambahkan perusahaan juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah kementerian untuk mendukung pelatihan ekonomi digital di berbagai daerah, termasuk rencana pelatihan kreator ekonomi digital yang akan menjangkau 48 titik di Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu membuka akses promosi yang lebih inklusif bagi UMKM sekaligus memperkuat transformasi ekonomi digital nasional. []

Penulis: Desty Luthfiani | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *