SMKN 1 Mempawah Hilir Perbarui MoU dengan PT BAI, Fokus SDM Lokal
SMKN 1 Mempawah Hilir dan PT BAI memperkuat program Kelas Industri melalui seleksi bersama, kurasi siswa, dan pembaruan MoU untuk menyiapkan lulusan yang sesuai kebutuhan dunia kerja.
MEMPAWAH – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Mempawah Hilir memperkuat program Kelas Industri bersama Perseroan Terbatas (PT) BAI untuk menyiapkan lulusan yang lebih siap kerja dan sesuai kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Penguatan kerja sama itu dibahas dalam pertemuan strategis antara SMKN 1 Mempawah Hilir dan PT BAI. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan, mulai dari seleksi calon peserta Kelas Industri, kurasi siswa bersama, hingga percepatan pembaruan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Kepala SMKN 1 Mempawah Hilir, Bambang Juwarno, mengatakan keterlibatan industri sejak tahap awal pendaftaran menjadi langkah penting agar peserta Kelas Industri benar-benar memahami standar dunia kerja.
“Kami tidak ingin Kelas Industri hanya sekadar nama. Dengan turunnya pihak industri (PT BAI) langsung sejak hari pertama pendaftaran, murid sejak awal sudah merasakan atmosfer kerja yang sesungguhnya. Kami bergerak cepat memperbarui MoU ini agar sinergi hebat ini terus melesat tanpa hambatan,” ujar Bambang Juwarno.
Dalam kesepakatan tersebut, proses masuk Kelas Industri tidak lagi hanya dilakukan oleh pihak sekolah. SMKN 1 Mempawah Hilir dan tim dari PT BAI akan melakukan seleksi bersama terhadap calon siswa dengan standar dan kualifikasi yang menyesuaikan kebutuhan industri.
Selain seleksi awal, kedua pihak juga akan melakukan kurasi bersama untuk menentukan siswa yang berhak diterima dalam Kelas Industri. Langkah ini dilakukan agar siswa yang terpilih memiliki etos kerja, kemampuan, dan kesiapan mental yang sesuai dengan ekosistem kerja PT BAI.
SMKN 1 Mempawah Hilir dan PT BAI juga sepakat mempercepat pembaruan MoU sebelum kerja sama sebelumnya berakhir pada akhir Mei 2026. Pembaruan itu dinilai penting agar program Kelas Industri tetap berjalan tanpa jeda dan memiliki payung kerja sama yang jelas.
Dukungan terhadap penguatan pendidikan vokasi juga disampaikan Head of Section Corporate Social Responsibility (CSR) PT BAI, Wira Sembiring. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara sekolah vokasi dan industri.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari penguatan sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda daerah. PT BAI menyambut baik komitmen SMKN 1 Mempawah Hilir dalam menyiapkan lulusan yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri,” kata Wira Sembiring.
Wira menambahkan, keberhasilan program Kelas Industri membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik antara sekolah dan perusahaan. Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di Kabupaten Mempawah.
“Melalui koordinasi dan komunikasi yang baik, diharapkan program Kelas Industri dapat berjalan secara positif, terarah, dan memberi manfaat bagi peningkatan kualitas SDM lokal di Kabupaten Mempawah,” tambahnya.
Melalui kolaborasi tersebut, SMKN 1 Mempawah Hilir dan PT BAI berharap program Kelas Industri tidak hanya menghasilkan lulusan berijazah, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pemuda lokal Mempawah untuk terserap di sektor industri strategis daerah. []
Penulis: Usmandi | Penyunting: Redaksi
