Pemkab Jember Targetkan JLS Selesai 2029, UMKM Siap Tumbuh

JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menargetkan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) mampu menekan angka kemiskinan di kawasan pesisir selatan melalui penguatan sektor pariwisata dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Proyek strategis dengan dukungan anggaran Rp3 triliun itu diproyeksikan selesai pada 2029.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan pembangunan JLS menjadi langkah penting untuk membuka akses wilayah pesisir selatan yang selama ini dinilai memiliki potensi wisata besar namun belum berkembang optimal akibat keterbatasan infrastruktur jalan.

Kawasan pesisir mulai Kecamatan Kencong, Gumukmas, hingga Puger disebut memiliki banyak destinasi wisata pantai serta potensi hasil laut yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

“Maka dengan adanya JLS ini, daya tarik wisatawan ke pantai selatan ini akan meningkat dan menjadi sumber perputaran ekonomi baru di sini,” ujar Gus Fawait, sebagaimana dilansir Ketik, Selasa (26/05/2026).

Selain wisata pantai, wilayah pesisir selatan Jember juga dinilai memiliki daya tarik lain berupa pulau-pulau kecil dan potensi perikanan yang melimpah.

“Bukan hanya pantainya, tetapi daya tarik lainnya berupa pulau-pulau yang indah hingga hasil ikannya yang melimpah,” lanjutnya.

Menurutnya, keberadaan JLS diyakini akan mendorong pertumbuhan UMKM baru di sepanjang jalur pesisir karena meningkatnya mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

“Kalau JLS ada pasti banyak UMKM yang tumbuh, termasuk juga wisatanya yang menjadi daya tarik bagi pengunjung. Bukan hanya dari lokal melainkan dari daerah lain ingin datang ke sini,” katanya.

Pemkab Jember berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir selatan yang selama ini masih menghadapi tingkat kemiskinan cukup tinggi.

“Karena memang berdasarkan data, wilayah pesisir pantai selatan ini salah satu pusat kemiskinan dan jika JLS ini dikembangkan maka kesejahteraan masyarakat bisa terangkat,” terangnya.

Di sisi lain, Pemkab Jember terus mempercepat pembangunan JLS melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat. Pemerintah daerah memastikan proyek tersebut telah memperoleh persetujuan pembangunan pada 2026 dengan target penyelesaian pada 2029.

“Kami sudah melakukan komunikasi dan lobi ke pemerintah pusat, dan alhamdulillah telah disetujui pembangunannya pada tahun 2026 ini dan diproyeksikan selesai pada tahun 2029 mendatang,” jelas Gus Fawait.

Pemkab Jember menilai keberadaan JLS akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat konektivitas wilayah selatan sekaligus membuka pusat-pusat ekonomi baru berbasis pariwisata, hasil laut, dan UMKM di kawasan pesisir. []

Penulis: Nur Fadli | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *