Pertamina Drilling Ajak Mahasiswa Kenal Langsung Dunia Migas di IDTC
JAKARTA – PT Pertamina Drilling Services Indonesia membuka akses pembelajaran langsung industri minyak dan gas bumi (migas) bagi puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui kunjungan edukasi ke Indonesia Drilling Training Center (IDTC) usai pelaksanaan Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026.
Sebanyak 59 peserta yang terdiri atas Student Presenter, Student Volunteer, dan Technical Program Committee dari 20 kampus mengikuti kegiatan bertajuk Student Visit IDTC Pasca IPA Convex 2026. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan proses industri energi nasional, mulai dari teori pengeboran hingga praktik lapangan menggunakan fasilitas milik Pertamina Drilling.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT Pertamina Drilling Services Indonesia, Jufrihadi, mengatakan perusahaan ingin memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa terkait dunia kerja industri migas.
“Tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan melalui fasilitas pelatihan yang kami miliki di IDTC,” ujar Jufrihadi, sebagaimana dilansir Antara, Kamis, (28/05/2026).
Dalam sesi pembelajaran di kelas, peserta mendapatkan materi mengenai sejarah industri minyak dan gas, pengenalan drilling rig, struktur organisasi pengeboran sumur, hingga proses perencanaan pengeboran (well planning process).
Chief of Technical Program Sub Committee IPA Convex 2026, Siti Sitawati, menilai kegiatan tersebut penting untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai industri energi nasional secara langsung.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang industri energi nasional. Mereka tidak hanya mendapatkan teori di kampus, tetapi juga melihat langsung bagaimana proses dan teknologi pengeboran dijalankan di lapangan,” kata Siti.
Usai sesi kelas, para peserta diajak mengunjungi fasilitas Rig 150 HP serta sejumlah sarana pelatihan di IDTC guna melihat aktivitas dan perangkat pengeboran dari dekat.
Manager IDTC, Chair Rony, menjelaskan pusat pelatihan tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor pengeboran migas.
“Melalui fasilitas yang ada di IDTC, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan mendekatkan peserta dengan kondisi operasional sebenarnya di lapangan,” ujar Chair Rony.
Salah seorang peserta, Taip Gegetu, mahasiswa Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Papua, jurusan Teknik Kimia, mengaku antusias dapat melihat langsung fasilitas pengeboran yang sebelumnya hanya dipelajari melalui media pembelajaran.
“Selama ini saya hanya melihat rig dari video atau gambar di kelas. Saat melihat langsung ukurannya dan bagaimana proses pengeboran dilakukan, saya sangat kagum dan semakin tertarik mendalami industri migas,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Account Region 4,5 dan Geothermal PT Pertamina Drilling Services Indonesia, Afriansyah, menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri energi nasional.
“Kami berharap mahasiswa memiliki exposure lebih luas terhadap dunia kerja dan memahami tantangan industri energi ke depan. Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan kompetensi yang relevan dan siap menjadi talenta unggul bagi industri migas Indonesia,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pertamina Drilling berharap generasi muda memiliki kesiapan kompetensi yang lebih baik dalam menghadapi perkembangan industri energi yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi. []
Penulis: Vicky Fadil Kulkiram | Penyunting: Redaksi01
