Bulog Cianjur Serap Gabah Lampaui Target, Capai 133 Persen
CIPANJUNG – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivisi Regional (Subdivre) Cianjur, Jawa Barat, mencatat capaian penyerapan gabah petani lokal yang melampaui target tahunan hingga akhir Mei 2026. Lonjakan realisasi ini menandai penguatan serapan produksi padi di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi beras.
Hingga akhir Mei 2026, Bulog Subdivre Cianjur berhasil menyerap 65.392 ton gabah, jauh melampaui target tahunan yang ditetapkan sebesar 49.247 ton. Dengan capaian tersebut, realisasi penyerapan telah mencapai 133,86 persen. Capaian ini tidak hanya menunjukkan tingginya serapan di lapangan, tetapi juga menggambarkan peran aktif Bulog dalam menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Subdivre Cianjur, Sri Wahyuni, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil optimalisasi penyerapan dari petani di wilayah kerja Cianjur. “Sampai Mei, kami di Bulog Cianjur sudah menyerap gabah sebanyak 65.392 ton dari target 49.247 ton. Persentasenya sekitar 133,86%,” kata Sri Wahyuni, sebagaimana diwartakan Sumber Berita, Rabu (27/05/2026).
Menurut Sri, penyerapan gabah yang melampaui target tersebut juga berkontribusi terhadap penguatan stok beras nasional di tingkat daerah. Selain itu, aktivitas penyerapan yang berjalan masif turut memberikan kepastian pasar bagi petani agar hasil panen dapat terserap dengan harga yang stabil.
Bulog Subdivre Cianjur juga memastikan kondisi pergudangan dalam keadaan aman dengan total persediaan beras mencapai sekitar 26 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan distribusi rutin masyarakat di wilayah Cianjur dan sekitarnya.
“Masyarakat tak perlu khawatir dengan ketersediaan beras. Stok aman,” kata Sri Wahyuni.
Di sisi lain, Bulog Subdivre Cianjur juga terus melaksanakan program penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut mencakup distribusi beras dan minyak goreng yang menyasar ribuan keluarga penerima manfaat di wilayah Kabupaten Cianjur.
Sepanjang 2026, total penerima bantuan pangan di Cianjur mencapai 403.673 keluarga. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah menjangkau 144.568 keluarga penerima manfaat, dengan distribusi yang baru mencakup 12 dari total 32 kecamatan di wilayah tersebut.
Meski penyaluran masih berlangsung bertahap, Bulog memastikan distribusi bantuan akan terus dipercepat agar seluruh sasaran dapat terpenuhi sesuai jadwal. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan rumah tangga sekaligus memperkuat stabilitas sosial di daerah.
Secara umum, capaian penyerapan gabah yang melampaui target serta distribusi bantuan pangan yang terus berjalan menunjukkan peran Bulog sebagai penopang utama ketahanan pangan daerah. Ke depan, optimalisasi serapan dan percepatan distribusi diharapkan dapat semakin memperkuat stabilitas pangan di Cianjur dan wilayah sekitarnya. []
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
