KUR BRI Juli 2026, Pinjaman Rp30 Juta Bisa Dicicil Mulai Rp594 Ribu

JAKARTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal dapat menyesuaikan kemampuan pembayaran melalui pilihan tenor Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI). Berdasarkan simulasi angsuran Juli 2026, pinjaman sebesar Rp30 juta dapat dicicil mulai Rp594.036 per bulan apabila memilih tenor 60 bulan, sedangkan tenor lebih pendek menawarkan cicilan lebih besar dengan total beban bunga yang lebih rendah.

Informasi simulasi angsuran tersebut menjadi acuan awal bagi calon debitur sebelum mengajukan pembiayaan. Berdasarkan simulasi yang menggunakan asumsi bunga KUR sekitar 6 persen efektif per tahun sebagaimana dilansir Kompas, Rabu (08/07/2026), cicilan pinjaman Rp30 juta untuk tenor 12 bulan diperkirakan sebesar Rp2.595.802 per bulan. Sementara itu, tenor 18 bulan sebesar Rp1.760.550, tenor 24 bulan Rp1.343.177, tenor 36 bulan Rp926.313, tenor 48 bulan Rp718.387, dan tenor 60 bulan Rp594.036.

Semakin panjang jangka waktu pinjaman yang dipilih, semakin ringan angsuran yang harus dibayarkan setiap bulan. Namun, calon debitur juga perlu mempertimbangkan bahwa tenor yang lebih lama umumnya menyebabkan akumulasi bunga yang dibayarkan hingga masa kredit berakhir menjadi lebih besar.

Selain plafon Rp30 juta, BRI juga menyediakan berbagai pilihan pinjaman KUR sesuai kebutuhan modal usaha. Untuk plafon Rp1 juta, simulasi cicilan berkisar antara Rp19.801 hingga Rp86.527 per bulan, bergantung pada tenor. Pinjaman Rp5 juta memiliki kisaran angsuran Rp99.006 hingga Rp432.634 per bulan, sedangkan pinjaman Rp10 juta berkisar Rp198.012 hingga Rp865.267 per bulan.

Pada plafon Rp20 juta, simulasi cicilan berada pada rentang Rp396.024 hingga Rp1.730.535 per bulan. Sementara itu, pinjaman Rp40 juta memiliki angsuran mulai Rp792.048 hingga Rp3.461.070 per bulan dan plafon Rp50 juta berkisar antara Rp990.060 hingga Rp4.326.337 per bulan.

Nominal cicilan tersebut merupakan simulasi sehingga besaran angsuran yang diterima setiap debitur dapat berbeda. Penentuan nilai kredit tetap bergantung pada hasil analisis kelayakan, verifikasi dokumen, serta kebijakan yang diterapkan oleh BRI di masing-masing kantor cabang.

Masyarakat yang ingin mengajukan KUR BRI harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun atau telah menikah, memiliki usaha produktif yang telah berjalan sedikitnya enam bulan, tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga keuangan lain selain Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), atau kartu kredit, serta melengkapi dokumen berupa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Kartu Keluarga (KK), buku nikah bagi yang telah menikah, Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat keterangan usaha. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) juga wajib dilampirkan untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta.

Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan dengan mendatangi kantor cabang BRI maupun melalui aplikasi BRImo. Setelah permohonan diterima, bank akan melakukan proses verifikasi administrasi dan survei terhadap usaha calon debitur sebelum memutuskan pencairan dana. Dengan memahami simulasi angsuran dan persyaratan tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat memilih plafon serta tenor pinjaman yang sesuai dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan pengembangan usahanya. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *