IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.984, Mayoritas Saham Justru Menguat
JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (08/07/2026) di zona merah dengan penurunan tipis 0,04 persen ke level 5.984. Meski demikian, mayoritas saham yang diperdagangkan justru mencatatkan penguatan pada awal sesi.
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 191 saham menguat, 121 saham melemah, sedangkan 651 saham bergerak stagnan. Hingga awal perdagangan, volume transaksi mencapai 239 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp167 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 42 ribu kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10,4 triliun.
Pergerakan saham-saham unggulan turut mewarnai pembukaan perdagangan. Saham Nitrasanata Dharma (JECC) memimpin daftar penguatan atau top gainers setelah melonjak 25 persen. Posisi berikutnya ditempati Niramas Utama (JELI) yang naik 24,89 persen dan Bach Multi Global (BACH) yang menguat 24,43 persen.
Di sisi lain, tekanan terbesar datang dari saham Erajaya Swasembada (ERRA) yang turun 6,01 persen. Selanjutnya Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) melemah 5,71 persen, sementara Mitra Pack (PTMP) terkoreksi 4,62 persen.
Secara sektoral, pergerakan indeks berlangsung bervariasi. Sektor kesehatan menjadi penyumbang penguatan terbesar dengan kenaikan 1,10 persen. Penguatan juga terjadi pada sektor teknologi sebesar 0,20 persen, properti 0,16 persen, industri 0,12 persen, barang konsumsi nonprimer sebesar 0,08 persen, energi 0,03 persen, serta transportasi 0,02 persen.
Sebaliknya, tekanan masih membayangi sektor bahan baku yang turun 0,37 persen, diikuti sektor keuangan yang melemah 0,16 persen, sektor barang konsumsi primer sebesar 0,09 persen, serta sektor infrastruktur yang terkoreksi 0,06 persen.
Pergerakan IHSG pada awal sesi ini menunjukkan investor masih melakukan seleksi terhadap saham-saham tertentu di tengah perdagangan yang berlangsung beragam, sebagaimana dilansir Okezone, Rabu, (08/07/2026). []
Redaksi01
