BRK Syariah Perkuat Kepatuhan Syariah Lewat Forum Nasional BAZNAS RI

JAKARTA – Komitmen PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) dalam memperkuat tata kelola berbasis syariah kembali ditegaskan melalui partisipasinya pada Silaturahmi Nasional Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Awards 2026. Kehadiran perseroan pada forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepatuhan syariah, tata kelola perusahaan, serta pengelolaan zakat yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Agenda yang diselenggarakan BAZNAS RI bersama DSN-MUI di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Selasa (07/07/2026), mempertemukan regulator, industri keuangan syariah, lembaga pengelola zakat, kalangan akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. Forum tersebut mengangkat tema “Anugerah Kepatuhan Syariah yang Berdampak”.

BRK Syariah diwakili Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) Zulhendri Rais, didampingi Anggota DPS Noki Syafriadi, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko (Dir Kepatuhan & Manajemen Risiko) Fajar Restu Febriansyah, Pemimpin Cabang BRK Syariah Arifin Ahmad yang juga menjabat Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BRK Syariah, serta Jon Hendri.

Keikutsertaan BRK Syariah pada forum tersebut menunjukkan konsistensi perseroan dalam menerapkan budaya kepatuhan, penguatan Good Corporate Governance (GCG), pengelolaan manajemen risiko yang efektif, serta implementasi prinsip-prinsip syariah dalam setiap layanan dan kegiatan usaha.

Zulhendri Rais menilai partisipasi pada forum nasional menjadi wujud keseriusan BRK Syariah dalam menjaga integritas penerapan prinsip syariah sekaligus memperluas kontribusi terhadap pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

“Partisipasi dalam forum nasional ini sekaligus menegaskan bahwa BRK Syariah tidak hanya berkembang sebagai bank syariah regional, tetapi juga semakin diperhitungkan di tingkat nasional melalui komitmennya dalam memperkuat kepatuhan syariah, tata kelola perusahaan, pengelolaan zakat yang berdampak, serta kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Zulhendri Rais, sebagaimana diberitakan Cakaplah, Selasa (07/07/2026).

Sementara itu, Dir Kepatuhan & Manajemen Risiko BRK Syariah Fajar Restu Febriansyah menegaskan bahwa kepatuhan syariah menjadi fondasi utama dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan syariah.

“Partisipasi BRK Syariah pada Silaturahmi Nasional BAZNAS RI dan DSN-MUI Awards 2026 merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memperkuat implementasi kepatuhan syariah, tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen risiko yang terintegrasi. Kami meyakini bahwa kepatuhan yang dijalankan secara konsisten tidak hanya memenuhi aspek regulasi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah, meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Fajar, forum nasional tersebut juga memberikan pembelajaran mengenai penguatan tata kelola zakat di lingkungan lembaga keuangan syariah. Pengalaman itu akan menjadi bekal bagi UPZ BRK Syariah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat agar semakin profesional dan berdampak bagi penerima manfaat.

“Melalui Silaturahmi Nasional ini, kami memperoleh banyak insight mengenai pengelolaan zakat pada lembaga keuangan syariah. Hal tersebut menjadi motivasi bagi UPZ BRK Syariah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat melalui berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi para mustahik dan selaras dengan misi BRK Syariah dalam mewujudkan kesejahteraan umat,” katanya.

Ia menambahkan, UPZ BRK Syariah akan terus mengembangkan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran zakat, tetapi juga mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami optimistis, dengan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, program-program UPZ BRK Syariah akan menjadi sumber keberkahan, tidak hanya bagi para penerima manfaat, tetapi juga bagi seluruh insan BRK Syariah dan masyarakat secara luas,” tutupnya.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum strategis tersebut, BRK Syariah berharap sinergi dengan regulator, lembaga zakat, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga mampu mendorong perkembangan ekonomi syariah nasional sekaligus menghadirkan layanan perbankan syariah yang semakin terpercaya, kompetitif, dan berkelanjutan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *