Pasar Murah Bersubsidi Gorontalo Sasar 1.000 Warga Biluhu, Paket Sembako Hanya Rp95 Ribu

GORONTALO – Sebanyak 1.000 warga di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo, memperoleh akses bahan kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi melalui program pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Biluhu Barat, Selasa (04/08/2026), menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Program yang dilaksanakan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo tersebut menyediakan 1.000 paket bahan pokok bagi masyarakat penerima manfaat. Pasar murah dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie didampingi Kepala Dinas (Kadis) Kumperindag Provinsi Gorontalo Faisal Lamaraka.

Dalam kesempatan itu, Wagub Gorontalo menyampaikan bahwa pasar murah bersubsidi merupakan bentuk komitmen Pemprov Gorontalo untuk menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kalau tidak salah pada September 2024 kami berkampanye di sini bersama Pak Gubernur Gusnar Ismail, tepatnya di lapangan ini juga dan dihadiri masyarakat. Hari ini saya datang lagi. Mohon maaf, baru hari ini kami bisa berkunjung ke sini untuk mengadakan pasar murah bersubsidi,” ujar Idah, sebagaimana diberitakan Kominfotik, Selasa (04/08/2026).

Selain menyediakan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, masyarakat juga diberi keleluasaan membeli komoditas sesuai kebutuhan dan kemampuan. Warga tidak diwajibkan membeli seluruh isi paket yang telah disiapkan pemerintah.

“Tadi dijelaskan oleh Pak Kadis bahwa harganya Rp95 ribu terdiri dari tujuh macam komoditas. Tapi apabila ibu-ibu hanya mempunyai uang Rp50 ribu, tidak usah khawatir, tidak harus membeli semuanya. Sesuaikan saja dengan kebutuhannya, mungkin membeli beras dengan gula atau minyak,” katanya.

Sementara itu, Kadis Kumperindag Provinsi Gorontalo, Faisal Lamaraka, menjelaskan bahwa penyelenggaraan pasar murah bersubsidi merupakan bagian dari strategi Pemprov Gorontalo dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan beras 5 kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor.

Secara keseluruhan, nilai tujuh komoditas tersebut mencapai sekitar Rp265.000 apabila mengacu pada harga pasar. Namun melalui program subsidi Pemprov Gorontalo, masyarakat hanya perlu membayar Rp95.000 untuk memperoleh seluruh paket atau dapat membeli sebagian komoditas sesuai kebutuhan. Program ini diharapkan mampu menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di Gorontalo. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *