Jadwal Damri Tana Tidung–Malinau Rabu 5 Agustus 2026, Berangkat Dua Kali Sehari
TANA TIDUNG – Masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) menuju Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu (05/08/2026) dapat memanfaatkan layanan bus Damri yang beroperasi dua kali sehari. Selain menyediakan jadwal keberangkatan pagi dan sore, layanan ini juga menawarkan tarif yang terjangkau dengan rute yang melintasi sejumlah desa di sepanjang perjalanan.
Layanan bus Damri tersebut berangkat dari Terminal Damri di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, KTT. Terminal ini berada di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) KTT. Keberadaan layanan angkutan ini menjadi salah satu pilihan transportasi darat bagi masyarakat yang memiliki keperluan bekerja, berusaha, maupun berkunjung ke Malinau.
Berdasarkan jadwal operasional, keberangkatan pertama dari KTT menuju Malinau dijadwalkan pukul 08.00 WITA, sedangkan perjalanan kedua berlangsung pada pukul 15.00 WITA. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar satu setengah jam melalui jalur darat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KTT, Arief Prasetiawan, menjelaskan bahwa layanan tersebut melayani rute Tideng Pale menuju Malinau melalui Desa Seputuk dengan frekuensi dua kali perjalanan pulang pergi setiap hari.
“Bus Damri itu kan sudah kita buka rute Tideng Pale lewat Seputuk sampai ke Malinau. Satu hari itu ada dua kali trip PP (pulang pergi),” ujar Arief, sebagaimana diberitakan Tribun Kaltara, Selasa (04/08/2026).
Tarif perjalanan dari KTT menuju Malinau ditetapkan sebesar Rp40.000 per penumpang. Selain melayani tujuan utama ke Malinau, bus Damri juga mengangkut penumpang menuju sejumlah wilayah yang berada di sepanjang lintasan perjalanan.
Untuk tujuan Desa Seputuk, tarif yang dikenakan sebesar Rp20.000 per penumpang. Besaran tarif yang sama juga berlaku bagi penumpang dengan tujuan Desa Belayan Ari dan Desa Kapuak. Sementara itu, penumpang yang turun di Sesua dikenai tarif Rp30.000.
Armada yang digunakan pada rute KTT–Malinau memiliki kapasitas hingga 19 penumpang dalam setiap perjalanan. Dengan kapasitas tersebut, layanan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat antarkabupaten yang terus meningkat.
Keberadaan angkutan Damri dinilai turut mendukung konektivitas wilayah di Kaltara, khususnya antara KTT dan Malinau. Jadwal keberangkatan yang rutin setiap hari memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih efektif serta mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan antardaerah. []
Redaksi01
