Bandara Husein Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus
BANDUNG – Reaktivasi penerbangan berjadwal dari Bandara Husein Sastranegara menjadi momentum bagi Kota Bandung untuk membuka kembali konektivitas udara dengan berbagai daerah. Tahap awal pengoperasian kembali ditandai penerbangan Garuda Indonesia pada rute Denpasar-Bandung dan Bandung-Denpasar menggunakan pesawat jet berbadan sedang mulai 14 Agustus 2026.
Penerbangan tersebut menjadi layanan perdana pesawat jet setelah Bandara Husein Sastranegara dinyatakan memenuhi seluruh aspek kesiapan operasional oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Persetujuan tersebut diberikan setelah proses persiapan dan optimalisasi fasilitas bandara dilakukan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports.
Direktur Utama InJourney Airports Muhammad Rizal Pahlevi mengatakan pengoperasian kembali penerbangan pesawat jet merupakan hasil dukungan berbagai pihak selama proses persiapan bandara.
“ Kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan seluruh pihak atas dukungan kepada InJourney Airports selama persiapan optimalisasi hingga Bandara Husein Sastranegara dinyatakan siap melayani penerbangan pesawat jet pada 14 Agustus 2026,” kata Rizal di Bandung, Jumat (07/08/2026), sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (07/08/2026).
Menurut Rizal, optimalisasi Bandara Husein Sastranegara tidak hanya diarahkan untuk memenuhi aspek operasional penerbangan, tetapi juga meningkatkan pengalaman masyarakat dan wisatawan yang menggunakan fasilitas tersebut. Pengembangan layanan akan dipadukan dengan konsep modern serta unsur budaya Jawa Barat.
“Optimalisasi penerbangan di Bandara Husein Sastranegara ini akan mengantarkan perjalanan dan menyambut wisatawan dengan fasilitas dan pelayanan terbaik, serta dilengkapi nuansa modern yang berpadu dengan budaya Jawa Barat,” katanya.
Rute Denpasar-Bandung dan Bandung-Denpasar yang dilayani Garuda Indonesia diharapkan menjadi pintu awal bagi bertambahnya pilihan perjalanan udara dari dan menuju Bandung. Kehadiran kembali penerbangan berjadwal juga berpotensi memperkuat akses wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis menuju kota tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik kembali beroperasinya penerbangan berjadwal dari Bandara Husein Sastranegara. Menurut Farhan, reaktivasi bandara merupakan momentum penting yang perlu diikuti dengan pembenahan lingkungan dan tampilan kota, terutama pada jalur utama yang menghubungkan bandara dengan pusat kota.
Farhan juga berharap pembukaan rute perdana tersebut tidak berhenti pada satu layanan penerbangan. Ia menginginkan semakin banyak maskapai membuka rute baru yang menghubungkan Bandung dengan kota-kota lain di dalam maupun luar negeri.
“Kami menantikan dibukanya jadwal-jadwal penerbangan rutin lainnya dari berbagai maskapai, baik untuk rute domestik maupun internasional,” katanya.
Dengan dimulainya kembali penerbangan jet, Bandara Husein Sastranegara diharapkan berkembang menjadi salah satu simpul konektivitas udara yang mendukung mobilitas masyarakat, pariwisata, dan aktivitas ekonomi Bandung. Penambahan rute dan jadwal penerbangan menjadi faktor penting agar momentum reaktivasi tersebut dapat berlanjut menjadi penguatan konektivitas udara secara berkelanjutan. []
Redaksi01
