Malam Ini Listrik Padam di Kalsel, Cek Jadwal dan Wilayah Terdampak
BANJARBARU – Pelanggan listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) perlu mengantisipasi penghentian sementara pasokan listrik pada Senin malam (10/08/2026). Gangguan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam dua rentang waktu, yakni pukul 19.00-22.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan pukul 22.00-01.00 WITA, dengan wilayah terdampak tersebar di empat unit layanan pelanggan (ULP) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN).
Empat ULP yang masuk dalam jadwal penghentian sementara tersebut ialah PLN ULP Pelaihari, PLN ULP Marabahan, PLN ULP Gambut, dan PLN ULP Banjarbaru. Pelanggan di kawasan permukiman, fasilitas umum, kawasan industri, pergudangan, hingga sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat termasuk dalam daftar wilayah yang perlu mengantisipasi gangguan.
Berdasarkan informasi yang sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Senin, (10/08/2026), penghentian pasokan pada PLN ULP Pelaihari, PLN ULP Marabahan, dan PLN ULP Gambut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00-22.30 WITA. Sementara itu, pelanggan yang berada dalam wilayah kerja PLN ULP Banjarbaru dijadwalkan mengalami penghentian pasokan mulai pukul 22.00 WITA hingga 01.00 WITA.
Perbedaan waktu tersebut membuat pelanggan perlu memperhatikan wilayah layanan masing-masing. Masyarakat yang berada di kawasan Pelaihari, Marabahan, Gambut, Banjarbaru, serta daerah sekitarnya disarankan menyiapkan kebutuhan penerangan dan menyelesaikan aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik sebelum jadwal penghentian dimulai.
Di wilayah PLN ULP Pelaihari, cakupan lokasi terdampak tergolong luas. Daftar tersebut mencakup sejumlah kawasan di Pelaihari, Bati-Bati, Tambang Ulang, Takisung, hingga wilayah sekitarnya. Beberapa lokasi yang tercantum antara lain Perintis, Nusa Indah, Liang Anggang, Banyu Irang, Kait-Kait, Martadah, Sungai Pinang, Sarang Halang, Tampang, Bumi Jaya, Gunung Melati, Kampung Baru, Batu Ampar, Pantai Linuh, Durian Bungkuk, Damar Lima, Jilatan, Sabuhur, serta sejumlah kawasan lain.
Wilayah layanan tersebut juga mencakup sejumlah fasilitas pendidikan dan kesehatan, seperti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tanah Laut, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bekatung, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Pelaihari, Puskesmas Takisung, serta kawasan usaha dan industri.
Sementara itu, pelanggan PLN ULP Marabahan yang berada di wilayah Barito Kuala perlu memperhatikan jadwal yang sama, yakni pukul 19.00-22.30 WITA. Sejumlah kawasan yang masuk daftar antara lain Tamban Kecil, Tamban Muara, Tamban Bangun, Purwosari, Sungai Jingah Besar, Koanda, Damsari, Sekata, Tamban Raya, Karang Indah, Mekarsari, Tinggiran Darat, Mahang, Tabunganen, Karya Baru, Tanggul Rejo, Beringin Kencana, Kuala Lupak, serta Sungai Telan dan sekitarnya.
Untuk PLN ULP Gambut, wilayah terdampak antara lain kawasan Pergudangan Bizpark, Jalan Ahmad Yani Kilometer 19 hingga Kilometer 24, Griya Asri, Timbang Rasa, Liang Anggang, Jalan Gubernur Soebardjo, Trikora, Teluk Masjid, Lingkar Selatan, Komplek Pamen, serta sejumlah kawasan di sepanjang jalur menuju Pelaihari.
Daftar lainnya mencakup kawasan Jalan Irigasi Malintang, Kayu Bawang, Handil Alabio, Handil Murung, Tatah Cina, Tatah Amuntai, Komplek Pesona Modern, Jalan Gubernur Syarkawi, Terminal Kilometer 17 Gambut, Handil Negara, Handil Asang, Dian Regency, dan wilayah sekitarnya.
Adapun penghentian pasokan di wilayah PLN ULP Banjarbaru dijadwalkan lebih malam, mulai pukul 22.00 WITA sampai 01.00 WITA. Kawasan yang masuk daftar antara lain Landasan Ulin, Karang Rejo, Cindai Alus, Jalan Sukarno Hatta, Jalan Pondok Mangga, Jalan Karang Anyar, Jalan Haji Mistar Cokrokusumo, Cempaka, hingga sejumlah kawasan perumahan dan permukiman.
Beberapa fasilitas yang tercantum dalam wilayah terdampak antara lain Asrama Haji, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Banjarbaru, Puskesmas Cempaka, Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) Cempaka, Amanah Borneo Park, serta sejumlah kompleks perumahan.
Cakupan wilayah PLN ULP Banjarbaru juga meliputi kawasan Jalan Melati Karang Intan, Desa Mali-Mali, Loktangga, Bi’ih, Mandi Angin, Tahura Kiram, Sekumpul, Sungai Ulin, dan daerah sekitarnya.
PLN menyatakan pengerahan sumber daya terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan gangguan dan mengurangi dampak terhadap pelanggan. Waktu yang tercantum dalam pengumuman merupakan estimasi penghentian sementara sehingga kondisi jaringan di lapangan dapat memengaruhi waktu penormalan.
Dengan adanya jadwal tersebut, pelanggan di empat wilayah layanan PLN disarankan menyiapkan sumber penerangan alternatif, mengamankan perangkat elektronik, serta menyelesaikan kegiatan yang bergantung pada listrik sebelum waktu penghentian. Antisipasi terutama diperlukan bagi rumah tangga, pelaku usaha, fasilitas pelayanan, dan kegiatan yang berlangsung pada malam hari.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengharapkan pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan jaringan berlangsung. []
Redaksi01
