Jadwal Damri Tana Tidung 11 Agustus, Tarif Mulai Rp20 Ribu
TANA TIDUNG – Masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara (Kaltara), memiliki dua pilihan layanan bus Damri Perintis menuju Tanjung Selor dan Malinau pada Selasa (11/08/2026). Tarif perjalanan dipatok mulai Rp20 ribu hingga Rp85 ribu, bergantung pada rute dan titik naik-turun penumpang.
Untuk perjalanan menuju Tanjung Selor, bus Damri dijadwalkan berangkat dari KTT pada pukul 10.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Layanan tersebut tersedia setiap hari pada pagi hari dan dapat digunakan masyarakat yang membutuhkan transportasi umum menuju pusat pemerintahan Provinsi Kaltara.
Tarif perjalanan dari Tideng Pale menuju Tanjung Selor ditetapkan Rp85 ribu. Harga yang sama berlaku untuk perjalanan dari Sesayap menuju Tanjung Selor. Sementara itu, penumpang dari Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping dikenai tarif Rp80 ribu.
Pilihan tarif lainnya meliputi perjalanan dari Sekatak Buji menuju Tanjung Selor sebesar Rp80 ribu, Panca Agung menuju Tanjung Selor Rp60 ribu, serta Tideng Pale menuju Sekatak Buji Rp50 ribu.
Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat jam. Bus yang melayani trayek tersebut memiliki kapasitas hingga 45 penumpang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KTT Arief Prasetiawan mengatakan keberadaan layanan Damri Perintis memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah dengan biaya relatif terjangkau.
“Pastinya kami sangat berterima kasih ya, dengan adanya trayek Damri ini, masyarakat bisa keluar daerah dengan tarif yang lebih murah, dan barang yang dibawa pun bisa cukup banyak,” ujar Arief sebagaimana dilansir TribunKaltara, Senin (10/08/2026).
Selain rute menuju Tanjung Selor, masyarakat KTT juga dapat menggunakan layanan Damri menuju Malinau. Trayek ini memiliki dua jadwal keberangkatan setiap hari, yakni pagi dan sore.
Untuk Selasa (11/08/2026), bus pertama menuju Malinau dijadwalkan berangkat pukul 07.00 WITA. Keberangkatan berikutnya tersedia pada pukul 15.00 WITA.
Tarif perjalanan KTT menuju Malinau ditetapkan Rp40 ribu per penumpang. Damri juga melayani sejumlah wilayah yang berada di sepanjang rute perjalanan dengan tarif yang lebih rendah.
Penumpang menuju Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak dikenai tarif masing-masing Rp20 ribu. Sementara perjalanan menuju Sesua ditetapkan Rp30 ribu.
Trayek KTT-Malinau memiliki kapasitas lebih kecil dibandingkan rute Tanjung Selor, yakni 19 penumpang dalam satu perjalanan. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar satu setengah jam.
Keberadaan kedua trayek tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat KTT untuk melakukan perjalanan antardaerah tanpa harus menggunakan moda transportasi dengan biaya lebih tinggi. Selain penumpang, layanan tersebut juga dinilai membantu masyarakat membawa barang dalam perjalanan.
Dengan jadwal keberangkatan yang tersedia pada pagi hingga sore hari, calon penumpang dapat menyesuaikan perjalanan berdasarkan tujuan, tarif, dan waktu keberangkatan. Informasi jadwal dan tarif juga penting diperhatikan sebelum melakukan perjalanan agar masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan transportasi dengan lebih baik. []
Redaksi01
