Tiga Pasar di Karo Gelar Pangan Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau
KARO – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dilakukan Perum Bulog Cabang Kabanjahe bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo dan Bank Indonesia (BI) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di tiga pusat pasar utama di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap di Pusat Pasar Kabanjahe pada Kamis, 27 Agustus 2026, kemudian berlanjut di Pusat Pasar Berastagi pada Jumat, 28 Agustus 2026, serta Pusat Pasar Tigapanah pada Senin, 31 Agustus 2026.
GPM menjadi salah satu langkah untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau di tengah potensi fluktuasi harga komoditas. Sejumlah bahan pokok disiapkan untuk dijual kepada masyarakat, antara lain beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam ras, daging sapi, cabai merah keriting, dan bawang merah.
Pimpinan Cabang Bulog Kabanjahe, Glen Dedi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus stabilitas harga di Karo.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan Bank Indonesia untuk memastikan bahan pokok tersedia dengan harga wajar bagi masyarakat,” katanya.
Menurut dia, Bulog Kabanjahe telah menyiapkan pasokan pangan yang cukup dan berkualitas agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan harian dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Komoditas yang ditawarkan dalam GPM antara lain beras SPHP seharga Rp58.000 per sak, MinyaKita Rp15.000 per liter, telur Rp45.000 per papan, bawang merah Rp30.000 per kilogram, cabai merah Rp44.000 per kilogram, serta daging ayam Rp45.000 per kilogram.
“Seluruh produk yang dijual telah dipastikan memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan,” ujar Glen.
Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan GPM secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Pelaksanaan kegiatan di sejumlah pasar juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami berharap kegiatan ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Kami juga berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Karo ke depannya,” katanya.
Program tersebut diharapkan tidak hanya membantu menekan beban belanja masyarakat, tetapi juga mendukung pengendalian harga pangan dan memperkuat ketahanan pangan di Karo. Informasi mengenai pelaksanaan GPM ini sebagaimana dilansir Antara, Kamis, (27/08/2026). []
Redaksi01
