Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.729, Bertahan di Tengah Asia yang Bervariasi

JAKARTA – Nilai tukar rupiah memulai perdagangan Jumat (28/08/2026) dengan penguatan tipis di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi. Rupiah di pasar spot dibuka pada level Rp17.729 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,09 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.744 per dolar AS.

Penguatan rupiah tersebut terjadi ketika sejumlah mata uang di kawasan Asia juga bergerak positif, meski sebagian lainnya mengalami pelemahan. Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan mencatatkan penguatan terbesar di kawasan dengan kenaikan 0,34 persen.

Selain won Korea Selatan, dolar Taiwan turut menguat 0,23 persen terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia juga mengalami kenaikan sebesar 0,14 persen, sedangkan dolar Singapura menguat tipis 0,06 persen terhadap the greenback, sebagaimana dilansir Kontan, Jumat, (28/08/2026).

Pergerakan yang tidak seragam tersebut menunjukkan perdagangan mata uang Asia berlangsung bervariasi pada awal sesi. Di tengah kondisi tersebut, rupiah mampu mempertahankan tren positif meski penguatannya masih terbatas.

Di sisi lain, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia pada perdagangan pagi. Mata uang tersebut tercatat turun 0,51 persen terhadap dolar AS.

Baht Thailand juga mengalami tekanan dengan pelemahan sebesar 0,22 persen. Sementara itu, yen Jepang terkoreksi 0,03 persen dan yuan China melemah tipis 0,02 persen.

Dolar Hong Kong turut bergerak negatif dengan penurunan tipis sebesar 0,01 persen. Kondisi tersebut membuat pergerakan mata uang di kawasan tidak sepenuhnya searah pada awal perdagangan.

Bagi pasar domestik, penguatan rupiah menjadi perhatian karena terjadi setelah mata uang Indonesia ditutup pada posisi Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan 0,09 persen pada pembukaan perdagangan membawa rupiah kembali ke level Rp17.729 per dolar AS.

Pergerakan nilai tukar selanjutnya masih akan menjadi perhatian pelaku pasar seiring dinamika perdagangan global dan regional. Posisi rupiah pada awal perdagangan menunjukkan mata uang Indonesia masih bergerak di tengah fluktuasi mata uang Asia yang berlangsung beragam. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *