Bulog Siapkan 75 Ribu Ton Beras Premium per Bulan untuk Ritel Modern

JAKARTA – Perum Bulog memperluas distribusi beras premium melalui jaringan ritel modern di sejumlah kota besar sebagai langkah mendekatkan produk pangan tersebut kepada konsumen. Strategi ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat ketersediaan beras premium di tengah tingginya kebutuhan masyarakat perkotaan.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyaluran melalui ritel modern menjadi salah satu jalur yang diprioritaskan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras premium. Menurut dia, distribusi tersebut tidak hanya menyasar satu wilayah, tetapi telah mencakup sejumlah kota besar di berbagai daerah.

“Penyaluran ini diarahkan untuk memastikan masyarakat di berbagai kota besar dan wilayah perkotaan dapat memperoleh beras premium dengan mudah,” kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (09/09/2026), sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (09/09/2026).

Saat ini, distribusi beras premium Bulog telah menjangkau Jakarta, Makassar, Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Semarang, Klaten, Solo, Salatiga, Bandung, Karawang, Subang, hingga Kupang.

Perluasan tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog membangun jalur distribusi yang lebih dekat dengan konsumen. Ritel modern dinilai menjadi salah satu kanal penting karena berada di kawasan dengan aktivitas dan kebutuhan konsumsi masyarakat yang relatif tinggi.

Rizal memastikan perluasan distribusi tidak berhenti pada kota-kota yang saat ini telah menerima pasokan. Bulog masih menyiapkan langkah lanjutan untuk memperluas jangkauan ke wilayah lainnya.

“Selanjutnya Bulog juga akan terus memperluas pasokan beras premium ini ke berbagai kota di seluruh Indonesia,” ujar Rizal.

Dari sisi volume, Bulog menyiapkan alokasi beras premium hingga 75 ribu ton per bulan untuk disalurkan melalui sejumlah jaringan ritel modern. Pasokan tersebut didistribusikan melalui beberapa perusahaan ritel yang memiliki jaringan perdagangan di berbagai wilayah.

Sejumlah mitra penyaluran tersebut antara lain PT Indomarco Prismatama, PT Megah Daya, PT Inti Cakrawala Citr, PT Sumber Aleria Trijaya, PT Lion Super Indo, PT Swalayan Sukses Abadi, PT Matahari Putra Prima, PT Tip Top Supermarket, PT Midi Utama Indonesia, dan PT Hero Retail Nusantara.

Dengan pola distribusi tersebut, masyarakat tidak hanya mengandalkan kanal perdagangan tertentu untuk memperoleh beras premium Bulog. Perluasan jaringan juga membuka lebih banyak titik akses bagi konsumen, khususnya mereka yang tinggal di wilayah perkotaan.

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan, memiliki akses yang mudah terhadap beras premium. Karena itu, Bulog terus memperkuat distribusi melalui jaringan ritel modern yang tersebar di berbagai kota,” tegas Rizal.

Menurut Rizal, penguatan jaringan ritel juga berkaitan dengan kemampuan Bulog merespons kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Ketersediaan produk di berbagai kanal perdagangan diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mudah memperoleh beras premium ketika membutuhkan.

“Beras premium Bulog kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan pasokan yang terus diperkuat dan distribusi yang semakin luas, kami berharap masyarakat dapat memperoleh beras premium dengan mudah,” lanjutnya.

Selain mengejar perluasan akses, Bulog tetap memantau kondisi stok dan distribusi di berbagai daerah. Pemantauan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan pasokan dengan kebutuhan pasar sehingga ketersediaan beras dapat tetap terjaga.

Rizal mengatakan jaringan ritel modern akan terus menjadi salah satu bagian dari strategi distribusi Bulog. Dengan dukungan pasokan yang disiapkan secara berkala, perusahaan berharap produk beras premium dapat semakin dekat dengan konsumen di berbagai kota.

“Kami akan terus memastikan beras tersedia di berbagai kanal perdagangan. Kehadiran kami di ritel modern merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan pilihan dan akses pangan yang semakin luas kepada masyarakat,” kata Rizal. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *