Harga Sembako Jatim 14 September: Cabai Turun, Daging Naik
SURABAYA – Harga sejumlah kebutuhan pangan di Jawa Timur (Jatim) bergerak beragam pada Senin, 14 September 2026. Kenaikan terutama terjadi pada daging ayam kampung, daging sapi, telur ayam ras, cabai merah keriting, serta minyak goreng curah, sementara telur ayam kampung, cabai, dan bawang putih mengalami penurunan.
Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim yang diperbarui pukul 10.33 Waktu Indonesia Barat (WIB), harga daging ayam kampung naik Rp313 atau 0,45 persen menjadi Rp69.592 per ekor.
Daging sapi paha belakang juga mengalami kenaikan Rp162 atau 0,12 persen menjadi Rp131.573 per kilogram. Kenaikan lainnya terjadi pada telur ayam ras sebesar Rp199 atau 0,81 persen menjadi Rp24.921 per kilogram.
Minyak goreng curah turut mengalami kenaikan Rp127 atau 0,62 persen sehingga berada di level Rp20.570 per kilogram. Sementara harga cabai merah keriting naik Rp151 atau 0,43 persen menjadi Rp34.886 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru memberikan sedikit tekanan ke bawah terhadap harga kebutuhan dapur. Telur ayam kampung turun Rp670 atau 1,46 persen menjadi Rp45.106 per kilogram.
Cabai rawit merah juga turun Rp1.056 atau 1,68 persen menjadi Rp61.942 per kilogram. Harga cabai merah besar turun Rp153 atau 0,59 persen menjadi Rp25.607 per kilogram, sedangkan bawang putih turun Rp223 atau 0,76 persen menjadi Rp29.153 per kilogram.
Untuk komoditas pangan utama lainnya, harga beras premium tercatat Rp15.096 per kilogram dan beras medium Rp13.012 per kilogram. Gula kristal putih berada di level Rp17.289 per kilogram.
Harga minyak goreng kemasan premium tercatat Rp21.915 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp18.803 per liter, dan Minyakita Rp16.155 per liter. Adapun harga gas elpiji 3 kilogram tercatat Rp19.870.
Komoditas susu yang dipantau dalam daftar harga tersebut juga menunjukkan variasi berdasarkan jenis dan merek. Susu kental manis Bendera tercatat Rp12.442 per kemasan 370 gram, sedangkan Indomilk Rp12.423 per kemasan dengan ukuran yang sama.
Untuk susu bubuk, harga Bendera mencapai Rp42.063 per kemasan 400 gram dan Indomilk Rp41.061 per kemasan. Sementara itu, garam bata berada di level Rp1.901 per buah dan garam halus Rp9.408 per kilogram.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa kondisi pasar kebutuhan pokok Jatim belum seragam. Perubahan harga dapat dipengaruhi oleh keseimbangan permintaan dan penawaran, kondisi cuaca, biaya produksi, distribusi, kebijakan pemerintah, nilai tukar, hingga kondisi ekonomi.
Harga rata-rata di tingkat provinsi juga tidak selalu mencerminkan harga yang dibayarkan konsumen di setiap pasar. Perbedaan lokasi dan kondisi distribusi dapat membuat harga suatu komoditas berbeda antarpasar. Data harga tersebut sebagaimana diberitakan Detikjatim, Senin, (14/09/2026).
Pemantauan harga secara berkala tetap diperlukan agar perubahan pada komoditas strategis dapat diketahui lebih cepat, sekaligus menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam mengatur belanja rumah tangga. []
Redaksi01
