Jadwal PELNI 14 September: KM Sinabung Tempuh Rute Terpanjang
JAKARTA – Calon penumpang kapal Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) pada Senin, 14 September 2026, memiliki sejumlah pilihan perjalanan antarpelabuhan dengan karakter rute dan durasi yang berbeda. Dari 10 keberangkatan yang dijadwalkan, KM Sinabung tercatat melayani perjalanan paling panjang, yakni dari Makassar menuju Jayapura dengan 10 pelabuhan singgah.
Jadwal pelayaran tersebut tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Penumpang yang akan bepergian menggunakan kapal PELNI perlu memperhatikan waktu keberangkatan, pelabuhan tujuan, jumlah persinggahan, serta perkiraan waktu tiba sebelum melakukan pemesanan tiket.
Dalam daftar perjalanan Senin tersebut, KM Sinabung dijadwalkan berangkat dari Makassar pada pukul 01.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan menuju Jayapura. Kapal diperkirakan tiba pada 19 September 2026 pukul 12.00 Waktu Indonesia Timur (WIT), setelah melewati 10 pelabuhan singgah.
Data jadwal yang dihimpun dari sistem reservasi PELNI juga mencatat KM Sinabung melakukan pelayaran kedua pada hari yang sama. Kapal tersebut berangkat dari Makassar pukul 14.00 WITA dengan tujuan Sorong, menyinggahi tujuh pelabuhan, dan dijadwalkan tiba pada 17 September 2026 pukul 13.00 WIT.
Selain KM Sinabung, sejumlah kapal lain juga berangkat dari berbagai pelabuhan. KM Dobonsolo dijadwalkan meninggalkan Bau-Bau pukul 13.00 WITA menuju Makassar dengan dua pelabuhan singgah dan tiba pada 15 September 2026 pukul 05.00 WITA.
KM Labobar berangkat dari Makassar pukul 14.00 WITA menuju Jakarta Utara. Kapal tersebut menyinggahi tiga pelabuhan dan diperkirakan tiba pada 16 September 2026 pukul 20.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Dari Ternate, KM Nggapulu berangkat pukul 16.00 WIT menuju Bitung dengan dua pelabuhan singgah. Kapal itu dijadwalkan tiba pada 15 September 2026 pukul 02.00 WITA.
Sementara itu, KM Dorolonda dijadwalkan berangkat dari Batam pukul 17.00 WIB menuju Jakarta Utara dengan dua pelabuhan singgah. Kedatangannya diperkirakan pada 16 September 2026 pukul 01.00 WIB.
Rute Surabaya-Kupang dilayani KM Tidar yang berangkat pukul 17.00 WIB. Kapal tersebut melewati tujuh pelabuhan singgah dan dijadwalkan tiba di Kupang pada 18 September 2026 pukul 19.00 WITA.
Perjalanan lain dilayani KM Pangrango dari Ambon menuju Buru Selatan. Kapal ini berangkat pukul 20.00 WIT, menyinggahi dua pelabuhan, dan diperkirakan tiba pada 15 September 2026 pukul 07.00 WIT.
KM Sangiang juga berangkat dari Ternate menuju Bitung pada pukul 22.00 WIT. Kapal tersebut memiliki tiga pelabuhan singgah dan dijadwalkan tiba pada 15 September 2026 pukul 22.00 WITA.
Menutup daftar keberangkatan, KM Gunung Dempo dijadwalkan berangkat dari Nabire menuju Jayapura pada pukul 23.59 WIT. Kapal dengan dua pelabuhan singgah itu diperkirakan tiba pada 16 September 2026 pukul 00.01 WIT.
Dari sisi kapasitas, KM Labobar menjadi salah satu pilihan dengan daya angkut penumpang terbesar dalam daftar tersebut. Kapal itu mampu membawa hingga 3.084 penumpang dan melayani rute Makassar-Jakarta Utara dengan tiga pelabuhan singgah.
Sementara itu, KM Tidar dan pelayaran kedua KM Sinabung sama-sama memiliki tujuh pelabuhan singgah. Kondisi tersebut membuat calon penumpang perlu memperhatikan detail rute, terutama bagi mereka yang mengejar waktu tiba di pelabuhan tujuan.
Untuk pemesanan, tiket PELNI tersedia melalui situs resmi pelni.co.id, aplikasi PELNI Mobile, Contact Center 162, serta loket resmi di pelabuhan keberangkatan. Calon penumpang disarankan menggunakan kanal tersebut untuk memastikan data perjalanan dan tiket tercatat dalam sistem resmi.
Informasi mengenai jadwal, ketersediaan tiket, maupun perubahan keberangkatan juga dapat dikonfirmasi melalui Contact Center 162 atau aplikasi PELNI Mobile. Penumpang yang memilih perjalanan jarak jauh, seperti rute Makassar-Jayapura, sebaiknya memperhitungkan durasi perjalanan dan jumlah pelabuhan singgah sebelum menentukan keberangkatan.
Jadwal tersebut merupakan informasi perjalanan PELNI pada Senin, 14 September 2026, sebagaimana diberitakan Spiritbangsa, Senin, (14/09/2026). Penumpang juga perlu mengecek kembali jadwal melalui kanal resmi karena waktu keberangkatan maupun kedatangan dapat berubah sewaktu-waktu. []
Redaksi01
