Mayoritas Saham Melemah, IHSG Terkoreksi 0,35% di Sesi I

JAKARTA – Tekanan jual di mayoritas sektor saham menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah pada perdagangan sesi I Jumat (18/09/2026). IHSG terkoreksi 22,68 poin atau 0,35% menjadi 6.439,74, dengan sektor kesehatan, infrastruktur, dan keuangan mencatat penurunan paling dalam.

Sebanyak 406 saham melemah hingga akhir sesi I, berbanding 207 saham yang menguat dan 173 saham lainnya bergerak stagnan. Kondisi tersebut mencerminkan dominasi saham yang terkoreksi sepanjang perdagangan paruh pertama.

Dari 11 indeks sektoral, hanya dua sektor yang mampu bertahan di zona hijau. Sektor energi naik 0,22%, sedangkan sektor teknologi menguat tipis 0,11%.

Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi pemberat utama pasar setelah turun 1,67%. Sektor infrastruktur menyusul dengan pelemahan 1,27%, sementara sektor keuangan terkoreksi 1,17%.

Pergerakan sejumlah saham berkapitalisasi besar di indeks LQ45 turut menunjukkan tekanan yang berbeda-beda. Hingga sesi I, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi sebesar 2,75%, diikuti PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang naik 1,92% dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menguat 1,88%.

Di sisi lain, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat penurunan terdalam di jajaran LQ45 dengan koreksi 3,47%. Posisi berikutnya ditempati PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang turun 2,58% dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang melemah 2,44%.

Aktivitas transaksi tetap tinggi hingga penutupan sesi pertama. Total volume perdagangan mencapai 14,90 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,50 triliun, sebagaimana diberitakan Kontan, Jumat, (18/09/2026).

Pergerakan indeks pada paruh pertama perdagangan menunjukkan pasar masih diwarnai tekanan jual, meskipun sektor energi dan teknologi mampu mencatat penguatan. Investor selanjutnya akan mencermati perkembangan transaksi pada sesi II untuk melihat arah pergerakan IHSG hingga akhir perdagangan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *