Sebanyak 100 UPZ Ikuti Rakerda Baznas Kabupaten Probolinggo, Evaluasi Program

Ketua Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Ahmad Muzammil (kiri) bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abd. Ghafur saat membuka Rakerda, Senin (21/9/2026) di Gedung Islamic Center. (Foto : Istimewa)

PROBOLINGGO – Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo Drs. H Ahmad Muzammil menyoroti potensi zakat masyarakat yang belum seluruhnya tercatat dalam sistem Baznas, termasuk zakat fitrah, kurban dan bantuan sosial yang disalurkan langsung di desa, karena itu Rakerda ini momentum evaluasi menyeluruh agar program kedepan lebih baik.

Pernyataan tersebut terungkap saat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Senin (21/9/2026).

“Kegiatan Rakerda ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program sampai bulan September 2026, sekaligus merancang program tahun 2027 dengan menjadikan masukan-masukan dari semua UPZ,” ujar Drs. H. Ahmad Muzammil didepan peserta Rakerda.

Dirinya mengharapkan forum Rakerda ini sebagai wadah memperoleh masukan UPZ agar program selanjutnya lebih optimal untuk kepentingan ummat.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abd. Ghafur mendorong pengelolaan zakat dilakukan secara amanah, transparan dan tepat sasaran.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam pengelolaan zakat,” tegasnya.

Sekitar 100 peserta dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Probolinggo mengikuti forum yang membahas evaluasi program hingga September 2026 sekaligus penyusunan rencana kegiatan dan anggaran tahun 2027.(rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *