IHSG Menguat ke 6.407, MEDC Jadi Top Gainer LQ45

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,36% ke level 6.407,428 pada awal perdagangan Selasa (22/09/2026), setelah hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona hijau. Penguatan terbesar datang dari sektor barang konsumen non-primer yang naik 1,21%.

Pada pukul 09.10 WIB, IHSG bertambah 22,7 poin dari posisi sebelumnya menjadi 6.407,428. Pergerakan indeks sempat fluktuatif sebelum menguat pada awal sesi perdagangan.

Selain sektor barang konsumen non-primer, penguatan juga terjadi pada sektor barang baku, keuangan, energi, infrastruktur, perindustrian, properti dan real estat, serta teknologi.

Sektor barang konsumen primer dan transportasi serta logistik turut bergerak menguat pada awal perdagangan. Dengan demikian, hampir seluruh indeks sektoral tercatat menopang pergerakan IHSG.

Di sisi lain, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah. IDX Sektor Kesehatan melemah 0,15% pada awal perdagangan sehingga menjadi penahan laju penguatan IHSG.

Dari jajaran saham yang masuk indeks IDX LQ45, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi saham dengan kenaikan terbesar setelah menguat 5,76%. Posisi berikutnya ditempati PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 2,58%.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) juga masuk jajaran saham dengan penguatan terbesar di LQ45 setelah naik 2,25%.

Sementara itu, tekanan masih terlihat pada sejumlah saham LQ45. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 1,52%, menjadi saham dengan pelemahan terbesar dalam daftar tersebut.

Berikutnya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) terkoreksi 1,33%, sedangkan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 0,95%.

Sebagaimana diberitakan Kontan, Selasa (22/09/2026), pergerakan IHSG pada awal perdagangan menunjukkan penguatan yang ditopang mayoritas sektor, meski masih terdapat tekanan pada sejumlah saham unggulan dan sektor kesehatan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *