Peserta Pelatihan UMKM GAMKI Sumut Tembus 300 Orang

MEDAN – Minat pelaku usaha mengikuti Pelatihan UMKM 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatera Utara (Sumut) melampaui perkiraan panitia. Dari target 200 peserta, kegiatan yang berlangsung di Medan, Kamis (24/09/2026), diikuti lebih dari 300 pelaku usaha dari berbagai daerah di Sumut.

Besarnya jumlah peserta tersebut menjadi gambaran kebutuhan pelaku usaha terhadap peningkatan kapasitas, terutama dalam pemasaran digital, pengelolaan usaha, penguatan merek, legalitas, sertifikasi halal, hingga akses pembiayaan.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, itu dibuka oleh Gubernur Sumut yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumut Muhammad Suib.

“Pemprov Sumut mengapresiasi DPD GAMKI Sumut atas inisiatif ini. Pelatihan ini bukan sekadar ruang belajar, melainkan bagian dari komitmen bersama mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan melalui sektor UMKM sebagai pilar ekonomi rakyat,” ujar M. Suib saat membacakan pidato tertulis Gubernur.

Menurut Suib, perubahan teknologi dan persaingan usaha membuat pelaku usaha perlu terus menyesuaikan diri. Karena itu, materi pelatihan diarahkan tidak hanya pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membantu peserta memahami kebutuhan usaha agar lebih siap menghadapi pasar.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga menjalankan sejumlah program pendukung, termasuk fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis serta perluasan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bank Sumut.

“Melalui semangat kolaborasi ‘SUMUT BERKAH’ menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan, pemerintah siap memastikan para pelaku usaha memperoleh kesempatan berkembang yang luas. Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan organisasi pemuda adalah kunci efektivitas pembinaan UMKM,” jelas Suib.

Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa program tersebut memiliki jangkauan di luar internal organisasi. Pelatihan sengaja dibuka untuk masyarakat umum agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“GAMKI tidak boleh hanya sebatas di lingkungan internal saja, tetapi harus menjadi peneduh dan ‘garam’ bagi semua golongan. Makanya program ini kami buka untuk umum, dan terbukti antusiasme pendaftar justru mayoritas berasal dari masyarakat umum di luar kader,” ungkap Swangro.

Materi pelatihan diberikan oleh praktisi dan pemilik usaha yang telah menjalankan bisnis maupun merintis usaha dari awal. Peserta juga memperoleh bimbingan teknis terkait perizinan usaha, fasilitasi sertifikasi halal gratis, serta pendampingan untuk mengakses KUR melalui PT Bank Sumut.

“Kami di GAMKI siap menjadi jembatan bagi para pelaku usaha, khususnya dalam mempermudah akses penambahan modal dan pinjaman KUR di Bank Sumut sesuai mekanisme yang berlaku. Harapan kami, momentum pelatihan ini dimanfaatkan betul oleh peserta agar usahanya bisa berkembang pesat dan berkelanjutan,” tegas Swangro.

Selain persoalan pembiayaan dan kapasitas pengelolaan usaha, penguatan produk lokal juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Ketua Dewan Penasihat DPD GAMKI Sumut RE Nainggolan mendorong pelaku usaha memaksimalkan produk daerah yang memiliki nilai jual, termasuk kain ulos dan berbagai kerajinan khas Sumut.

“UMKM adalah srikandi dan pendekar ekonomi kita. Melalui kolaborasi antara GAMKI, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan seperti Bank Sumut, kita berharap produk-produk unggulan lokal kian berjaya dan menjadi kebanggaan Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap RE Nainggolan.

Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelatihan. Pendampingan legalitas, sertifikasi, pemasaran, dan akses pembiayaan menjadi tahapan lanjutan agar pelaku UMKM memiliki peluang memperluas usaha dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *