Indo Premier Siapkan 6 Perusahaan IPO pada 2027

JAKARTA – PT Indo Premier Sekuritas menyiapkan enam perusahaan untuk melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia pada 2027. Rencana tersebut tetap bergantung pada kondisi pasar tahun depan, sehingga waktu pelaksanaan belum ditetapkan.

Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan kesiapan membawa enam perusahaan tersebut ke Bursa Efek Indonesia (BEI) akan disesuaikan dengan perkembangan pasar. “Kalau (kondisi) market oke, kita akan membawa IPO saham enam perusahaan tahun depan,” ujar Moleonoto saat diwawancarai awak media di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (24/09/2026), sebagaimana diberitakan Antara, Kamis, (24/09/2026).

Moleonoto belum memerinci sektor maupun klasifikasi aset enam perusahaan yang sedang dipersiapkan tersebut. Namun, ia menyebut perusahaan-perusahaan itu secara umum memiliki skala aset yang cukup besar.

“Kita belum bisa disclose (soal klasifikasi aset). Tapi rata-rata cukup besar,” ujar Moleonoto.

Rencana Indo Premier tersebut muncul ketika aktivitas IPO di pasar modal Indonesia masih berlangsung. Berdasarkan catatan BEI hingga 4 September 2026, terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline atau antrean pencatatan saham.

Dari tujuh perusahaan dalam antrean tersebut, dua perusahaan memiliki aset di bawah Rp50 miliar, dua perusahaan memiliki aset Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, sedangkan tiga perusahaan lainnya memiliki aset di atas Rp250 miliar.

Dari sisi sektor, antrean tersebut terdiri atas tiga perusahaan sektor kesehatan, dua perusahaan sektor energi, satu perusahaan sektor barang konsumen primer, dan satu perusahaan sektor industri.

Sementara itu, sepanjang 2026 hingga 4 September, sebanyak tujuh perusahaan telah resmi melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia. Jumlah tersebut masih berada dalam target 50 perusahaan yang diharapkan dapat melakukan IPO sepanjang tahun ini.

Tujuh perusahaan yang telah melantai di bursa tersebut menghimpun dana sebesar Rp2,16 triliun. Dengan tambahan pencatatan tersebut, jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia mencapai 963 perusahaan hingga 4 September 2026.

Jumlah perusahaan tercatat itu ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 1.100 perusahaan pada 2030. Dalam konteks tersebut, rencana Indo Premier membawa enam perusahaan ke bursa pada 2027 menjadi bagian dari potensi penambahan emiten di pasar modal Indonesia.

Namun, Indo Premier Sekuritas sendiri belum menghantarkan perusahaan untuk melangsungkan IPO pada 2026. Realisasi enam rencana IPO pada tahun depan masih akan bergantung pada kondisi pasar serta kesiapan masing-masing perusahaan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *