BRI Bukukan Laba Rp34,77 Triliun hingga Agustus 2026
JAKARTA – Penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencapai Rp1.446,98 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh 13,66 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut sedikit berada di atas rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional yang tercatat 13,65 persen pada periode yang sama.
Kinerja penyaluran kredit tersebut turut menopang pertumbuhan laba bersih BRI yang mencapai Rp34,77 triliun hingga Agustus 2026. Nilai itu meningkat 6,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI tercatat Rp1.655,84 triliun atau tumbuh 12,59 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan dana yang berhasil dihimpun perseroan sepanjang delapan bulan pertama 2026.
Mengacu pada laporan keuangan terbaru, pendapatan bunga BRI selama delapan bulan 2026 mencapai Rp109,66 triliun atau naik 0,22 persen secara tahunan. Sementara itu, beban bunga turun 6,70 persen menjadi Rp32,41 triliun.
Penurunan beban bunga tersebut turut mendorong pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) BRI tumbuh 3,44 persen secara tahunan menjadi Rp77,25 triliun. Angka tersebut menjadi salah satu komponen yang mendukung pencapaian laba bersih perseroan.
Sementara itu, total aset BRI pada Agustus 2026 mencapai Rp2.127 triliun. Aset tersebut terdiri atas ekuitas sebesar Rp302,43 triliun dan liabilitas Rp1.825 triliun.
Data mengenai kinerja kredit perbankan tersebut mengacu pada laporan Bank Indonesia (BI), yang mencatat pertumbuhan kredit perbankan nasional sebesar 13,65 persen hingga Agustus 2026. Dengan demikian, pertumbuhan kredit BRI berada sedikit di atas pertumbuhan industri perbankan nasional pada periode tersebut, sebagaimana diberitakan CNBC Indonesia, (28/09/2026). []
Redaksi01
