Revitalisasi Rusun Ilir Barat Menunggu Hasil Kajian Menyeluruh

0
IMG-20261025-WA0088-1536x1013

PALEMBANG – Kepastian revitalisasi Rumah Susun (Rusun) Ilir Barat di Palembang masih menunggu hasil kajian menyeluruh yang menjadi dasar pemerintah menentukan langkah selanjutnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memetakan kondisi bangunan, legalitas, aspek teknis, serta kelayakan ekonomi melalui pembahasan dan peninjauan langsung pada Minggu (25/10/2026).

Kajian tersebut menjadi tahapan penting sebelum rencana perbaikan ditindaklanjuti. Pemerintah ingin memastikan usulan revitalisasi memiliki dasar yang lengkap sehingga keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, mengatakan hasil kajian akan digunakan sebagai bahan penyusunan rekomendasi kepada Menteri PKP.

“Jadi memang kita inginkan ini komprehensif, sehingga nanti usulan tindak lanjut yang kami laporkan kepada Pak Menteri semuanya betul-betul bisa lengkap,” ujar Sri Haryati.

Pembahasan berlangsung di rumah dinas Wali Kota Palembang dan dilanjutkan dengan peninjauan Rusun Ilir Barat. Kegiatan itu melibatkan jajaran Kementerian PKP, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Perum Perumnas, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sumatera Selatan, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melengkapi pemetaan yang telah dibahas dalam pertemuan. Selain kondisi fisik bangunan, aspek hukum dan teknis turut menjadi perhatian agar rencana revitalisasi tidak hanya bertumpu pada kebutuhan perbaikan, tetapi juga mempertimbangkan kelayakan pelaksanaannya.

Ratu Dewa menyebut kunjungan tim pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya mendorong proses revitalisasi. Menurutnya, peninjauan langsung diperlukan untuk memperjelas tahapan yang harus dilalui sebelum rencana tersebut dapat diwujudkan.

“Makanya ada Ibu Dirjen yang diperintahkan langsung oleh Pak Menteri. Dan hari ini tim lengkap akan meninjau lapangan,” kata Ratu Dewa.

Ia menilai hasil pembahasan telah memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai proses selanjutnya, meskipun keputusan tetap harus menunggu kajian dan hasil pemeriksaan lapangan.

“Saya lihat tadi melalui hasil rapat memang semua terukur. Kajian secara komprehensif, kemudian ditinjau ke lapangan dan waktunya juga sudah terpetakan semua,” ujarnya.

Ratu Dewa berharap revitalisasi dapat menghasilkan Rusun Ilir Barat yang lebih representatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa pelaksanaan program harus mengikuti tahapan dan arahan pemerintah terkait.

“Untuk target kita mengikuti Kementerian PKP serta Bapak Gubernur, karena memang kita harus melalui tahapan-tahapannya terlebih dahulu,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan Berita Pagi, Minggu (25/10/2026), rencana revitalisasi tersebut masih berada pada tahap kajian dan peninjauan. Hasil proses itu akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk menentukan tindak lanjut, sementara masyarakat diharapkan mendukung tahapan yang berjalan sesuai ketentuan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *