Rupiah Dibuka Rp18.150 per Dolar AS, Mata Uang Asia Mayoritas Melemah

0
Rupiah Dibuka Rp18.150 per Dolar AS, Mata Uang Asia Mayoritas Melemah

JAKARTA – Rupiah mengawali perdagangan pekan ini dengan pelemahan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sementara mayoritas mata uang Asia juga berada di zona merah. Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka pada Rp18.150 per dolar AS, sedikit lebih lemah dibandingkan penutupan Jumat (30/10/2026) di level Rp18.147 per dolar AS.

Perbedaan kedua posisi tersebut mencerminkan pelemahan sekitar 0,02 persen pada awal perdagangan Senin (02/11/2026). Meski pergerakannya terbatas, tekanan terhadap rupiah berlangsung bersamaan dengan pelemahan sejumlah mata uang regional.

Mengutip data perdagangan pasar spot sebagaimana diberitakan Kontan, Senin (02/11/2026), won Korea Selatan mencatat pelemahan terdalam di kawasan Asia hingga pukul 09.00 WIB. Mata uang tersebut turun 0,37 persen terhadap dolar AS.

Ringgit Malaysia menyusul dengan penurunan 0,20 persen. Berikutnya, dolar Taiwan melemah 0,19 persen dan yen Jepang terkoreksi 0,18 persen.

Tekanan juga terjadi pada dolar Singapura yang turun 0,09 persen. Sementara itu, yuan China terdepresiasi 0,01 persen dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,004 persen terhadap dolar AS.

Di tengah kecenderungan pelemahan tersebut, peso Filipina justru menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Mata uang itu naik 0,04 persen, disusul baht Thailand yang menguat tipis 0,02 persen terhadap dolar AS.

Pergerakan mata uang regional tersebut menunjukkan bahwa rupiah tidak bergerak sendiri dalam menghadapi tekanan pada awal pekan. Namun, perubahan nilai tukar masih relatif terbatas pada pembukaan perdagangan.

Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan rupiah sepanjang sesi perdagangan karena posisi pembukaan belum menggambarkan nilai tukar pada penutupan hari. Pergerakan selanjutnya akan menentukan apakah rupiah mampu membalikkan pelemahan awal atau melanjutkan tekanan terhadap dolar AS. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *