Rusun Subsidi Manggarai Mulai Dibangun Januari 2027, Ini Jadwalnya

0
Screenshot 2026-11-04 195205

JAKARTA – Calon pembeli rumah susun subsidi Manggarai masih harus menunggu dimulainya pembangunan fisik yang ditargetkan pada Januari 2027. PT KAI Properti menjadwalkan pemilihan kontraktor pada Desember 2026, sedangkan proyek hunian di kawasan Manggarai tersebut diperkirakan selesai pada Agustus 2028.

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan saat ini perusahaan masih menyiapkan tahapan pembangunan. Proses tersebut mencakup pemilihan kontraktor sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Sesuai rencana, proses pemilihan kontraktor dijadwalkan pada Desember 2026, sedangkan pembangunan fisik ditargetkan mulai Januari 2027 dengan estimasi penyelesaian pada Agustus 2028,” kata Bramantya, Rabu (04/11/2026).

Tahap pertama pembangunan akan menggunakan lahan Blok G seluas 6.925 meter persegi. Area tersebut dilaporkan telah selesai dibersihkan dan dinyatakan siap memasuki tahapan pembangunan berikutnya.

“Terkait perkembangan Rusun Manggarai, saat ini proyek masih berada pada tahap persiapan pembangunan. Untuk lahan Blok G seluas 6.925 meter persegi proses pembersihan lahan telah selesai dan saat ini telah siap untuk tahapan pembangunan berikutnya,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (04/11/2026), area Blok G masih terlihat kosong sekitar tiga bulan setelah peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Agustus 2026. Di salah satu ujung lahan hanya tampak bangunan rumah contoh dengan tipe hunian 45 meter persegi.

Selain Blok G, perusahaan menyiapkan lahan kedua di ujung Jalan Manggarai Utara VII yang disebut sebagai Blok F. Namun, area tersebut masih tertutup pagar seng dan belum sepenuhnya bersih dari bangunan.

Di sisi pemasaran, KAI Properti belum membuka penjualan unit. Perusahaan masih menyiapkan proses pembagian Nomor Urut Pemesanan (NUP) yang ditargetkan berlangsung pada 2026.

“Untuk pembukaan pembelian, saat ini kami masih mempersiapkan tahapan awal melalui proses NUP (Nomor Urut Pemesanan). Sesuai dengan rencana yang telah disusun, pembukaan NUP ditargetkan dapat dilakukan pada tahun ini. Kami tentu ingin memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik agar nantinya proses pemesanan dapat berlangsung lancar dan memberikan kemudahan bagi calon pembeli,” kata Bramantya kepada detikcom.

Sebelumnya, survei peminatan yang dilakukan perusahaan mencatat hampir 1.500 orang menyatakan tertarik membeli unit di rumah susun tersebut. Penjualan direncanakan berjalan bersamaan dengan proses pembangunan sehingga calon konsumen dapat mulai mengajukan pembiayaan sebelum bangunan selesai.

“Artinya, calon pembeli nantinya dapat mengajukan pembiayaan KPR saat unit masih dalam tahap pembangunan, tentunya dengan mengikuti persyaratan dan proses persetujuan dari pihak perbankan. Skema ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mulai merencanakan kepemilikan hunian sejak tahap awal pembangunan,” jelasnya.

Rumah susun subsidi Manggarai direncanakan memiliki dua pilihan tipe, yakni 21 meter persegi dan 45 meter persegi. Tipe 21 meter persegi menggunakan konsep studio, sedangkan tipe 45 meter persegi dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dapur, dan meja makan.

Berdasarkan informasi November 2026, harga unit tipe 21 meter persegi ditawarkan mulai Rp294 juta, sedangkan tipe 45 meter persegi dibanderol Rp630 juta per unit. Pembelian direncanakan menggunakan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) inden, yakni pembiayaan yang dapat diajukan ketika unit masih dalam tahap pembangunan, dengan tetap mengikuti persyaratan dan persetujuan bank.

Dengan jadwal pembangunan yang telah disusun, kepastian pemilihan kontraktor, penyelesaian fasilitas, serta pembukaan pemesanan menjadi tahapan penting yang dinantikan calon pembeli. Proyek ini ditargetkan menyediakan pilihan hunian bersubsidi di kawasan Manggarai setelah pembangunan rampung pada Agustus 2028. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *