Bahas KUA-PPAS APBD Kota Probolinggo, Heri Poniman : Terus Dievaluasi Ketat Oleh Legislatif
Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Gofur Effendy, S.T, M.Si memberikan keterangan pers usai rapat bersama Legislatif, Sabtu (11/7/2026). (Foto : Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar rapat bersama dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2027, pada Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan OPD mitra kerja yakni Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPERIDA), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP), serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.
Usai rapat ​Sekretaris Komisi III DPRD Kota Probolinggo Heri Poniman, menjelaskan bahwa pembahasan KUA-PPAS ini merupakan tahap awal yang krusial sebelum anggaran difinalisasi di tingkat Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
Menurutnya, besaran plafon anggaran dalam draf KUA ini masih bersifat dinamis dan terus dievaluasi secara ketat oleh legislatif.
“Ini kan masih KUA, jadi alokasi anggarannya masih bisa digeser-geser, ada yang diusulkan ditambah dan ada yang dikurangi berdasarkan skala prioritas. Nanti angka pastinya setelah dimasukkan dan dibahas lebih lanjut di Banggar,” ujar Heri Poniman politisi Gerindra ini.
Sementara itu Senada Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Gofur Effendy, S.T., M.Si menyampaikan draf anggaran yang diajukan mengacu pada usulan-usulan program yang telah disepakati sejak pertengahan Mei lalu.
Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo berharap ada penyesuaian alokasi pagu anggaran ke arah peningkatan demi mengakomodasi kebutuhan mendesak masyarakat terkait fasilitas jalan.
“Usulan-usulan yang telah kita input di pertengahan Mei itu yang dibahas sekarang jadi acuan bersama legislatif, namanya masih plafon sementara, jadi bisa bertambah atau berkurang, saya berharap dalam diskusi tadi, ada tambahan anggaran karena saat ini masih banyak jalan lingkungan maupun jalan kota yang memerlukan perbaikan dan pemeliharaan berkala,” pungkasnya.(rac)
