Baznas Probolinggo Salurkan Bantuan untuk Anak Korban Tragedi Keluarga

Drs. H Achmad Muzammil Ketua Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo (kopyah hitam) bersama Muspika Kecamatan Krucil ketika berkunjung ke rumah Almarhum Moh. Ribut warga Dusun Brigaan, Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Senin (18/5/2026) sekira pukul 10.00 Wib. (Foto : Rachmat Effendi)

Baznas Kabupaten Probolinggo menyalurkan sembako dan uang duka kepada dua anak yatim piatu di Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, serta mengusulkan bantuan lanjutan melalui program duafa yatim.

PROBOLINGGO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan kepada dua anak yatim piatu di Dusun Brigaan, Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Senin (18/05/2026). Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian setelah kedua anak tersebut kehilangan kedua orang tuanya dalam waktu berdekatan.

Dua anak tersebut masing-masing berinisial L, berusia 10 tahun, dan A.Z., berusia 4 tahun. Keduanya merupakan anak dari almarhum Moh. Ribut dan almarhumah Fatimah. Moh. Ribut sebelumnya meninggal dunia setelah menjadi korban amuk massa, sedangkan Fatimah menyusul meninggal dunia setelah mengalami sakit yang disebut dipicu tekanan mental akibat kehilangan suaminya.

Ketua Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo Achmad Muzammil mengatakan kehadirannya di Desa Plaosan dilakukan untuk melihat langsung kondisi dua anak tersebut. Menurut dia, Baznas Kabupaten Probolinggo ingin memastikan keduanya tetap mendapat perhatian, terutama karena masih berada pada usia sekolah.

“Saya hadir disana merasa terenyuh untuk mencari tahu nasib dan kelanjutan dua anak yatim piatu, karena masih usia sekolah jadi tujuannya Baznas Kabupaten Probolinggo memperhatikan nasib dua anak tersebut,”ujar Drs. H Achmad Muzammil, Ketua Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/05/2026).

Achmad Muzammil menyebut kondisi ekonomi keluarga dua anak tersebut masuk kategori miskin. Berdasarkan informasi dari Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Krucil, keluarga tersebut masuk desil 1 atau kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah.

“Solusinya Baznas minta kepada Pemdes Plaosan agar bila kebutuhan sekolah seperti baju, tas sepatu bisa berkoordinasi,”kata Drs. H Achmad Muzammil.

Ia mengatakan Baznas Kabupaten Probolinggo berencana mengusulkan bantuan lanjutan melalui program duafa yatim. Bantuan itu direncanakan sebesar Rp300 ribu per bulan bagi dua anak tersebut, tetapi masih menunggu pembahasan dan persetujuan dalam rapat pleno pimpinan Baznas Kabupaten Probolinggo.

“Namun ini masih akan dibahas dalam rapat pleno pimpinan Baznas semacam usulan, jika rapat pleno disetujui maka anak tersebut akan mendapat Rp. 300 ribu perbulan karena anaknya masih MI kelas 4, sebenarnya saya tawarkan untuk mondok anaknya ndak mau maklum masih kondisi duka, ini akan menjadi atensi Baznas,”jelasnya.

Dalam kegiatan silaturahmi sekaligus takziah tersebut, Baznas Kabupaten Probolinggo menyalurkan paket sembako dan uang duka sebesar Rp1 juta. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang kini mengasuh kedua anak tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Plaosan Tosan mengapresiasi kepedulian Baznas Kabupaten Probolinggo. Ia mengatakan Pemerintah Desa (Pemdes) Plaosan berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya yang sedang berduka.

“Kami atas nama Pemdes Plaosan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo beserta rombongan termasuk dari Muspika Kecamatan Krucil yang sudi datang ke Desa Plaosan, serta menyalurkan bantuan kepada warga saya yang saat ini kondisinya sangat memperihatinkan membutuhkan uluran tangan semua pihak,”pungkasnya.

Melalui bantuan tersebut, Baznas Kabupaten Probolinggo berharap penanganan terhadap dua anak yatim piatu itu tidak berhenti pada santunan awal, tetapi berlanjut pada pemenuhan kebutuhan pendidikan dan pendampingan sosial agar keduanya tetap memiliki masa depan yang layak. []

Penulis: Rachmat Effendi | Penyunting: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *